King Kobra Maut Tewaskan Pawang Ular di Kalbar Jadi Sorotan Media Asing

Laman media Inggris Metro menyoroti kejadian tragis yang dialami si pawang ular saat melakukan aksinya dengan tajuk beritanya

metro.co.uk
King Kobra Maut Tewaskan Pawang Ular di Kalbar Jadi Sorotan Media Asing 

“Dia juga pandai merawat orang dengan teknik tradisional dan dikenal di desa sebagai dukun.”ujarnya

King kobra ditemukan di seluruh Asia selatan dan merupakan salah satu spesies ular paling mematikan di dunia.

Korban gigitan menderita pembengkakan dan kemerahan di sekitar luka, kesulitan bernapas, muntah dan mual, pandangan kabur, berkeringat dan mengeluarkan air liur dan mati rasa di wajah dan anggota badan.

Siapa pun yang digigit harus berusaha tetap diam untuk memperlambat sirkulasi darah dan mencegah racun menyebar ke seluruh tubuh.

Sebuah tourniquet juga dapat digunakan di lokasi gigitan untuk membendung aliran racun sampai korban dapat mencapai rumah sakit untuk menerima anti-racun.

Gigitan ular kobra bertanggung jawab atas ribuan kematian setiap tahun di wilayah tersebut.

Update Fakta Terbaru Pawang Ular Tewas Dipatok King Kobra di Toho Mempawah

Bantah Atraksi

Sementara itu, seperti diberitakan TribunPontianak.co.id sebelumnya fakta baru terungkap dari tewasnya Norjani, seorang pawang ular akibat digigit ular kobra, Sabtu (25/1/2020).

Norjani melilitkan ular king kobra di badannya tersebut bukan untuk atraksi, melainkan ritual menjinakkan ular.

Semasa hidupnya, dia sering mengobati warga, khususnya jika terkena gigitan ular.

Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved