Launching Aplikasi SiCerdas, Ada 8 Sekolah Yang Sudah Login 100 Persen

Aplikasi Sicerdas baru mencapai 21.447 siswa atau 49%. Untuk Guru masih sebagian kecil yang sudah login ke Aplikasi Sicerdas.

Tribunpontianak.co.id/Anggita Putri
Suasana Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan melaunching fitur baru aplikasi Sicerdas di Ruang Analytic Room Provinsi Kalbar, Jumat (31/1/2020). 

PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman mengatakan dari 435 SMA dan 220 SMK sumber data update 29 Januari 2020, yang sudah terpasang Aplikasi Sicerdas baru 67 SMA/SMK dengan jumlah siswa 42.209.

Sedangkan yang sudah login ke Aplikasi Sicerdas baru mencapai 21.447 siswa atau 49%. Untuk Guru masih sebagian kecil yang sudah login ke Aplikasi Sicerdas.

“Kami meng-apresiasi kepada sekolah-sekolah yang sudah melakukan login ke Aplikasi 100% ,” ujarnya.

Adapun sekolah yang sudah melakukan login 100 persen antara lain SMA Negeri 1 Pontianak, SMA Negeri 3 Pontianak, SMA Negeri 4 Pontianak , SMA Negeri 1 Ngabang , SMK Negeri 7 Pontianak, SMA Negeri 2 Sungai Raya , SMA Kemala Bhayangkari Pontianak, SMA Babul Khairat Mempawah .

Wagub Kalbar Ria Norsan Launching Fitur Baru Live Streaming dan E-Learning SiCerdas

“Untuk SMA dan SMK yang lain kita harapkan akan menyusul menjadi 100 %. Mudah-mudahan untuk Kabupaten Kayong Utara segera pemasangan dan login ke aplikasi Sicerdas,” ujarnya.

Suprianus mengatakan adapun Permasalahan yang ada di lapangan adalah Belum semua sekolah di Kalbar menjangkau akses internet karena masalah listrik dan jangkauan sinyal yang belum memadai.

Lalu untuk melakukan login ke Aplikasi, operator sekolah menginput data guru satu per satu sedangkan operator sekolah rat-rat hanya berjumlah 1 (satu) orang sehingga belum mampuuntuk melaksanakan entry data.

Karena belum merasakan manfaat yang dapat
diambil dari Aplikasi Sicerdas, masih ada beberapa sekolah yang belum antusias atau belum siap untuk menggunakan aplikasi tersebut.

“Untuk ke depan nya kita harapkan permasalahan tersebut dapat diatasi bersama. Disdik akan mendorong terus kepada sekolah untuk memaksimalkan pemanfaatannya sebagaimana menu atau fitur yang sudah disiapkan dalam aplikasi tersebut, “ jelasnya.

Ia mengatakan tujuan Aplikasi tersebut dibangun untuk mempermudah pekerjaan, proses belajar mengajar, memperpendek jarak antara orang tua, anak, dan guru.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved