UPDATE Jumlah Korban Meninggal Dunia Virus Corona 80 Orang di China, Kasus Terus Bertambah

Mayoritas korban meninggal memiliki penyakit penyerta, di antaranya sirosis hati, hipertensi, diabetes dan parkinson.

UPDATE Jumlah Korban Meninggal Dunia Virus Corona 80 Orang di China, Kasus Terus Bertambah
AFP/STR/CHINA OUT
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berdasarkan hasil rilis yang dibagikan oleh Komisi Kesehatan China, yang dikutip dari The New York Times, Otoritas pemerintah memutuskan untuk mengisolasi kota Wuhan dan kota-kota sekitarnya.

Wabah Virus Corona sejauh ini telah memakan korban jiwa hingga 80 orang.

Diketahui, sejak virus corona mewabah, Kota Wuhan di China bagai kota mati.

Sebagian penduduk juga telah meninggalkan Wuhan setelah pengumuman isolasi.

Ilustrasi 3 dokter terinfeksi virus Corona
Ilustrasi 3 dokter terinfeksi virus Corona (CGTN’s YouTube)

Wuhan merupakan asal mula virus corona ini ditemukan.

Tepatnya di pasar tradisional Huanan.

Sampai saat ini, berdasar warta dari South China Morning Post, sebagian orang yang terinfeksi virus corona berada dalam kisaran usia 40-60 tahun.

Korban paling muda adalah seorang wanita bernama Yin, berusia 48 tahun.

Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan
Beberapa pasien yang terinfeksi dirawat di RS Jinyintan, Wuhan (SCMP/Jun Mai)

Dikutip dari Kompas.com, Yin meninggal pada Senin (20/1/2020), satu bulan setelah gejala pertama kali muncul.

Korban paling tua adalah dua orang pria berusia 89 tahun.

Wuhan China Disegel Karena Virus Corona, 5 Juta Penduduk Tinggalkan Wuhan, Sisa 9 Juta yang Bertahan

Halaman
1234
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved