Mengenal Komunitas Panahan Trustcombat Archery Pontianak
Belum lama ini, dari anggota para ukhti, atau wanita ada yang mendapatkan juara satu di Malaysia
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
PONTIANAK - Sebagai sarana olahraga yang kini banyak diminati oleh kalangan masyarakat di Kota Pontianak, Panahan Tradisional kembali menyingsingkan namanya dengan gemilang.
Bukan tanpa alasan, memanah merupakan olahraga yang sangat disarankan oleh Rasulullah SAW karena mendapatkan banyak manfaat.
Seperti diungkapkan langsung oleh Ketua Komunitas Panahan Trustcombat Archery Pontianak, Syamsul Ali Bahri saat ditemui Tribun di kediamannya.
Syamsul Ali Bahri mengatakan, komunitas yang masih berusia tiga tahun lebih ini sudah mendapatkan banyak prestasi baik dari segi anggota dan dirinya. "Sejak tahun 2017, saya membentuk komunitas ini hingga sekarang sudah beranggotakan 100 orang lebih," tuturnya.
Pria kelahiran Pontianak ini juga mengaku sangat senang bisa menularkan hobinya bagi para anak-anak remaja ataupun masyarakat lainnya.
Ia sendiri membuka usaha dengan menyediakan alat dan aksesoris panahan yang dapat dipakai oleh siapa saja.
• PRESTASI Atlet Panahan Berusia 14 Tahun Asal Sintang, Koleksi 19 Medali dalam Tiga Tahun
"Tidak ada syarat tertentu, namun saya membuka rekrutmen anggota itu setiap setahun sekali. Jadi siapa saja yang berminat saya persilahkan untuk mencoba dan berlatih, dan itu latihannya ada di dua tempat, yaitu GOR Pangsuma untuk rutin dan free dan juga di asrama Gatot," sebutnya.
Sebagai komunitas dan organisasi yang sudah dilegalkan di Kota Pontianak, Syamsul berharap semakin banyak masyarakat yang bisa tertarik untuk terus belajar memanah.
Apalagi memanah merupakan olahraga yang sudah seharusnya di ketahui oleh seluruh masyarakat baik itu muslim ataupun tidak.
"Dibalik menjadi seorang panahan tradisional ini, ada banyak hal yang bisa kita dapatkan, diantaranya dapat menjaga stamina fisik lebih kuat, fokus serta melatih kesabaran," ujarnya.
Begitu juga untuk para wanita, dengan memanah, kesabaran serta titik fokus mereka dilatih, sehingga menjadi pemanah tradisional ini bisa mendapatkan manfaat jika mau berlatih dengan baik dan ikhlas.
Syamsul juga menjelaskan, tidak sedikit dari anggota wanita yang mendapatkan juara, dan ia juga menyebutkan, baru-baru ini sudah ada yang menang panahan tradisional di negara tetangga, Malaysia.
"Belum lama ini, dari anggota para ukhti, atau wanita ada yang mendapatkan juara satu di Malaysia. Kita sangat mensupport dan mendukung secara penuh, jika para anggota mau benar-benar ikut serta dalam kegiatan ataupun perlombaan," tambahnya.
Dengan demikian, keberhasilan yang didapatkan oleh para anggota bisa terus disebarkan di masyarakat, dan juga banyak yang mau berlatih untuk melatih otot dan fisik serta kebugaran tubuh yang lebih baik sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/panah-trustcombat-archery.jpg)