Wagub Kalbar Sebut Masih Ada 11 Kabupaten yang Belum Disentuh oleh Uni Eropa dan WVI 

Ia melihat kegiatan dari WVI ini memberikan dampak positif yang langsung menyentuh masyarakat.

Wagub Kalbar Sebut Masih Ada 11 Kabupaten yang Belum Disentuh oleh Uni Eropa dan WVI 
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyampaikan kata sambutan dan arahannya dalam acara penutupan proyek Pembelajaran Pemberdayaan Organisasi Masyarakat Sipil Untuk Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sintang, Melawi dan Sekadau yang digelar di hotel Mercure Pontianak, Selasa (14/1/2020). 

PONTIANAK - Proyek Uni Eropa dan World Vision yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia Sukses Mendukung Pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kalimantan Barat.

Selama empat tahun World Vision Jerman dan Wahana Visi Indonesia (WVI), bersama dengan Uni Eropa (UE), telah membantu masyarakat Kalimantan Barat di 50 desa, 10 kecamatan dan 3 kabupaten melalui Program Penguatan Peran Komunitas Desa dan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS).

Program ini ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan dan dihadiri juga oleh Bupati Kabupaten Sintang, Perwakilan Pemda Sekadau dan Melawi, serta beberapa Pemda dari Kabupaten lainnya.

Kegiatan berlangsung di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (14/1/2020).

Wagub Ria Norsan Tutup Program KLA Uni Eropa dan World Vision Indonesia di Kalbar

Norsan mengatakan melalui program ini membawa banyak perubahan positif, terutama dalam peningkatan kualitas fasilitas kesehatan serta komitmen daerah untuk menjadi kabupaten layak anak.

Norsan mengatakan masih ada 11 kabupaten di Kalbar yang belum di kunjungi oleh WVI terutama kabupaten yang memerlukan bantuan yakni kabupaten yang masih terdapat banyak desa tertinggal, angka stunting masih tinggi, tingkat KDRT masih tinggi.

"Semoga kita bisa bekerjasama dengan Pemda Kalbar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yang ada ditingkat kabupaten di Kalbar," ujarnya.

Ia melihat kegiatan dari WVI ini memberikan dampak positif yang langsung menyentuh masyarakat dan mereka juga bekerja secara terstruktur sehingga dengan dana yang cukup banyak menghasilkan hasil yang cukup baik.

"Selain bantuan dari Uni Eropa kedepan Pemda akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan WVI ini ," ujarnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved