PSSI Kalbar Targetkan Daerah Miliki Sekolah Sepak Bola

Kita berharap ditingkat daerah sudah lebih awal menggelar kompetisi lokal karena pada April itu sudah memasuki bulan puasa

Penulis: Zulkifli | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ZULKIFLI
Nanang Setia Budi 

PONTIANAK - Asprov PSSI Kalimantan Barat menargetkan setiap Asosiasi Kabupaten dan Kota (Askab/Askot) memiliki, Sekolah Sepak Bola (SSB) pada program tahun 2020 ini.

Apalagi pada 2020 ini, Asprov Provinsi berencana akan menggelar kompetisi baru yakni usia 13 tahun dan piala pertiwi untuk sepak bola putri.

"Ini menurut informasi program ini akan dilaksanakan PSSI usai kongres pada akhir Januari ini. Jadi tidak salahnya kita informasikan dulu kepada Askab maupun Askot," ujar Sekum PSSI Kalbar, Nanang Setia Budi kepada Tribun usai melantik kepengurusan Askab PSSI Bengkayang Sabtu (11/1/2020).

Kukuhkan Pengurus Askab PSSI Bengkayang, Ini Harapan Nanang Setia Budi

Nanang mengatakan, dengan berjalanya kompetisi ini, maka nantinya kompetisi yang digulirkan akan bertambah, mulai dari U-13, U-15, U-17 , U-22 dan piala pertiwi.

"Dengan adanya U-13, maka tiap daerah harus punya SSB," ujarnya

Dia mengatakan dengan adanya SSB ini, maka setiap Askab dan Askot , mesti membina anak-anak usia dini, mulai dari 10,11, 12 dan 13 tahun.

"Endingnya itu dikompetisi Nasional usia 13 tahun," ujar Nanang Setia Budi.

Pihaknya akan sesegera mungkin menyurati Askab dan Askot, mengenai program PSSI pada 2020 ini, baik U-13 , U-15, U-17 U-22 dan Piala Pertiwi.

Selain SSB pihaknya juga akan menyampaikan beberapa program kedepan yang mesti dimiliki, seperti perlunya sumber daya manusia IT (Information Teknologi), kemudian melaporkan anggota klub dan pemain binaanya secara resmi kepada PSSI Kalbar.

"Jadi kedepan kita tidak lagi ribut-ribut soal pemain," ujarnya

Nanang mengatakan memang program PSSI pasa 2020 akan disampaikan dalam kongres PSSI akhir Januari ini , namun khawatir terlambat, pihaknya menyampaikan terlebih dahulu informasi yang didapat kepada Askot dan Askab.

"Kita berharap ditingkat daerah sudah lebih awal menggelar kompetisi lokal karena pada April itu sudah memasuki bulan puasa ," tambah Nanang Setia Budi.

Pihaknya berharap dari lima kompetisi ini ada salah satunya menjadi fokus pembinaan. Karena bagaimanapun , jika semua jenjang diambil tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar pula. Ini tentu cukup berat bagi Askab maupun Askot.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Sambas Eko Suprihatino mengatakan, sesuai informasi kembali akan bersiap menyambut kompetisi 2020 yakni U-13, U-15, U-17, Liga-3, futsal dan sepak bola putri.

"Tahun ini luar biasa, semoga enam event ini digulirkan ," ujarnya

PSSI Sambas juga telah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Liga-3 zona Provinsi Kalbar.

"Kita sudah ajukan secara resmi," ujarnya. (zul)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved