BPBD Beberkan Sejumlah Wilayah di Singkawang yang Rawan Longsor

Seperti di Jalan Baru Sanggau Kulor disini sekitar ada 60 rumah, ada juga rumah ibadah ada tiga buah, begitu juga di Jalan Masjid ada lokasi wisata.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Ilustrasi Tanah Longsor 

SINGKAWANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Singkawang sudah melakukan pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor yang berada di sejumlah titik di Kota Singkawang.

Dalam pemetaan BPBD Singkawang, setidaknya ada delapan titik rawan longsong di Kota Singkawang yaitu Gunung galian C di Jalan Kulor, Kelurahan Sanggau Kulor.

Di wilayah ini setidaknya ada titik rawan longsor.

Kemudian di Jalan Raya Sijangkung ada satu titik rawan longsong, Jalan Raya Sagatani, Kelurahan Sagatani ada 1 titik rawan longsor.

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Timbun Dua Rumah Warga Entikong, Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab

Serta di Kelurahan Sedau ada empat titik yakni di bukit galian C Jalan Teluk Karang, bukit di Jalan Mesjid, Jamthang, bukit Kaliasin.

"Semua sudah kita petakan. Bahkan kita sudah memasang plang rawan bencana longsor di titik titik terbut," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Singkawang, Jayadi, Rabu (8/1/2020).

Secara potensi, yang namanya wilayah gunung itu berpotensi masuk wilayah rawan tanah longsor termasuk di wilayah sekitar Gunung Sari Singkawang.

Selain wilayah rawan longsong tersebut, BPBD Singkawang juga sudah memetakan potensi ancaman bagi warga di sekitar lokasi rawan bencana tersebut.

Dimana BPBD Singkawang sudah melakukan penghitungan unit rumah yang berada di wilayah rawan bencana itu seperti.

Seperti di Jalan Baru Sanggau Kulor disini sekitar ada 60 rumah, ada juga rumah ibadah ada tiga buah, begitu juga di Jalan Masjid ada lokasi wisata, dan hunian sekitar 35 unit.

Selain itu juga di wilayah sekitar gunung Pasi Singkawang, yang merupakan wilayah rawan longsor tersebut juga dipetakan setidaknya ada 120 kepala keluarga yang tinggal.

"Dari hasil pemetaan tersebut kami sudah mengimbau warga yang tinggal di sekitar rawan longsong senantiasa waspada terutama menghadapi cuaca ekstrim seperti curah hujan deras di saat musim penghujan saat ini," tuturnya.

BPBD Singkawang juga senantiasa melakukan imbauan melalui radio maupun memantau secara berkala wilayah rawan longsor. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved