Tanah Longsor Entikong

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Timbun Dua Rumah Warga Entikong, Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab

Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian, pada 2 Januari sekira pukul 09.00 WIB terjadi hujan deras dan saat itu lampu padam pada pukul 23.00.

BREAKING NEWS - Tanah Longsor Timbun Dua Rumah Warga Entikong, Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/dok. Polsek Entikong
Petugas dari Polsek Entikong saat mengecek Rumah Warga yang terkena dampak bencana Longsor yang terjadi di Jalan Paktangkir Dusun Entikong Benuan, Desa. Entikong, Kecamatan  Entikong, Jumat (3/1/2020). Polsek Entikong. 

SANGGAU - Dua unit rumah warga di Kecamatan Entikong, Kalimantan Barat (Kalbar) terkena longsor, Kamis (2/1/2020) malam WIB.

Kedua rumah tersebut milik Rano (43) warga Dusun Entikong RT05, Desa Entikong dan Iwan Suprapto (45), warga dusun Entikong RT05, Desa Entikong.

Kapolsek Entikong, AKP Novrial Alberti Kombo bersama anggota Siaga Banjir, Puting Beliung dan Longsor (Batingsor) melaksanakan pengecekan rumah warga yang terkena dampak bencana longsor yang terjadi di Jalan Paktangkir Dusun Entikong Benuan, Desa Entikong, Kecamatan Entikong.

Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian, pada 2 Januari sekira pukul 09.00 WIB terjadi hujan deras dan saat itu lampu padam pada pukul 23.00.

Rumah warga terkena longsor di Kecamatan Entikong, Kamis (2/1/2020)
Rumah warga terkena longsor di Kecamatan Entikong, Kamis (2/1/2020) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/dok. Polsek Entikong)

"Tiba-tiba tanah di belakang rumah Reno terdengar suara pecahan material rumah dan dilakukan pengecekan. Reno pun melihat dapur rumahnya yang sudah hancur dan tanah menutupi dapur rumah Reno," katanya, Jumat (3/1/2020).

Kemudian Pada pukul 05.00 Reno melporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas Entikong Bripka Moh Tolkah dan dilaporkan kepada pimpinan.

Pada pukul 08.00 Kapolsek Entikong AKP Novrial Alberti Kombo bersama anggota Siaga Batingsor melaksanakan pengecekan bersama anggota Koramil Entikong untuk dilaksanakan kurve membersihkan rumah yang terkena bencana longsor.

"Sebab terjadinya longsor karena tingkat curah hujan yang tinggi dan TKP yang berada di bawah tebing yang tidak memiliki terasering. Kemudian posisi rumah di dekat tebing yang diperkirakan tinggi tebing kurang lebih 15 meter," kata Kapolsek. (*)

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved