Waspada di Pontianak Marak Pencurian Meteran Air Leding

"Karena meteran itu, setiap lebih dari empat tahun diganti dan tidak dipungut biaya," tambahnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Syahroni
Sebuah meteran leding milik pelanggan, yang baru saja diganti oleh petugas PDAM karena yang lama hilang dicuri. 

PONTIANAK - Dua bulan terakhir sejak November 2019 hingga sekarang ada fenomena pencurian meteran air leding di Kota Pontianak. Menurut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Lajito ada 56 laporan masyarakat terkait kehilangan meteran.

"Jumlahnya ada 56 meteran pelanggan yang hilang. Kami imbau pada suluruh pelanggan untuk menjaga meteran yang ada," ucap Lajito saat diwawncarai Tribun Pontianak, Selasa (7/1/2020).

Lajito, menyebutkan kerugian dari kehilangan meteran ini memang pada kerugian kehilangan airnya, sementara untuk biaya penggantian dibebankan pada pelanggan. Sebab tanggungjawab menjaga meteran, ada pada pelanggan setelah itu dipasang sambungan.

Harga meteran, untuk pemasangan karena hilang dibebankan biaya Rp316 ribu. Sedangkan pemasangan reguler, setiap empat tahun atau lebih itu gratis.

"Karena meteran itu, setiap lebih dari empat tahun diganti dan tidak dipungut biaya," tambahnya.

Apakah Ganti Meteran PDAM Air Pengaruhi Tagihan?

Terkait maraknya pencurian meteran leding, Lajito menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian khususnya Polsek. Jangan sampai fenomena ini semakin merambah dan banyak masyarakat yang dirugikan.

"Ini apakah modus atau apa, yang jelas dalam waktu dua bulan, ada 56 meteran yang hilang. Jangan-janganda penadah dan sebagainya, kenapa marak sekali," ucapnya.

Lanjut disampaikannya kerugian PDAM memang pada kehilangan air, sedangkan biaya penggantian meteran ditanggung oleh pelanggan.

"Kita bergerak cepat, kalau ada laporan untuk menutup sambungan agar tidak semakin banyak air yang hilang," tegasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved