Ustadz Abdul Somad

Live TVOne Ustadz Abdul Somad dan Kang Rashied di Damai Indonesiaku tvOne

Ustadz Abdul Somad kemudian mengkaji buku tersebut. Dirinya juga meminta kiriman dari teman-temannya.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Ustadz Abdul Somad 

Buku yang banyak itu, kemudian dibawa UAS saat ceramah. Dimasukkan ke dalam koper, dengan niatan menulis saat selesai ceramah.

"Begitu ditengok, mengantuk tidur. Nanti ada kosong satu hari mau nulis. Begitu mau menulis di rumah, masuk telpon. Ustadz, bisa maulid Nabi? Ustadz bisa Isra' Mi'raj?," cerita UAS.

Akhirnya buku yang banyak itupun lebih dari satu tahun tak pernah tersentuh. Tidak terbaca.

UAS sempat berfikir, setelah Pilpres dirinya akan mulai mengetik. Namun ternyata tak juga bisa.

"Akhirnya saya ambil break masa kosong. Matikan handphone, menulis aja kerja saya," kata UAS.

Setelah jadi, disertasi itupun dibawa ke Sudan pada bulan Juli.

Sampai bulan Juli dibaca oleh dosen pembimbing, disuruh melakukan beberapa perbaikan.

"Saya perbaiki lagi. Tiga kali revisi. Tengokkan lagi. Rupanya mereka ini membaca detail. Sampai huruf alifnya pun dicoretnya," kata UAS.

Setelah tiga kali direvisi, baru direkomendasikan untuk sidang.

"Pas dibawa ke kantor, dicek ke kampus Oumdurman Islamic University, syarat sidang harus dua tahun. Terdaftar tertanggal 14 November 2017. Saya datang Juli, kurang empat bulan," kata UAS.

Setelah itu, UAS pulang ke Riau. Baru pada November, UAS kembali lagi mengurus persyaratan sidang doktoral.

"14 November mau diurus, keluar peraturan baru. Semua mahasiswa yang terdaftar 2017 harus punya nomor induk mahasiswa nasional. Urus lagi, molor," kata UAS.

Setelah selesai itu, keluar lagi peraturan semua ijazah mahasiswa yang datang dari luar negeri musti dilegalisir ulang.

Persyaratan itupun kemudian dipenuhi UAS. Namun ternyata belum selesai.

Saat sudah tiba di Sudan, pada Desember 2019, UAS yang menunggu tanggal sidang mendapat kabar bahwa seluruh urusan anak Indonesia dipending sampai pak Dubes mau menghadap.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved