Kebakaran 2020
POPULER - Kisah Haru Dibalik Kebakaran 5 Bangunan di Serdam, Mus Hanya Pasrah Terima Kenyataan
Belum sempat ia membuka usaha rumah makan namun kios tersebut kini sudah tinggal arang.
Kebakaran yang menghanguskan lima bangunan di Jl Sungai Raya Dalam (Serdam), Rabu (1/1) sekitar pukul 11. 00 WIB, menyisakan kisah haru bagi Mus, satu di antara warga yang kios kontraknya ikut terbakar.
Belum sempat ia membuka usaha rumah makan namun kios tersebut kini sudah tinggal arang.
Kebaran hebat menghanguskan empat unit kios yang berada di Jl Serdam.
Bangunan kios yang terbuat dari kayu menyebabkan api dengan cepat melahap kios hingga menyebar ke bangunan disampingnya.
"Dari kios sembako apinya, merambat ke bangunan di sampingnya. Awalnya ada empat bangunan yang gangus terbakar," ujar Robi warga sekitar.
• Polisi Beberkan Kronologi dan Dugaan Penyebab Kebakaran Bangunan Kios di Serdam
Sementara Mus, saat ditemui mengatakan kios yang baru saja ia kontrak selama dua tahun kedepan dengan biaya Rp 50.
Rencananya ia akan membuka usaha rumah makan atau warung seafood.
Namun, belum juga ia memulai usaha kios yang disewanya ludes terbakar.
"Besok baru mulai buka, hari ini saya dan istri sudah belanja perlengkapan seperti kulkas, kipas angin, dan merehap isi kios. Siang ini juga rencana mau belanja segala keperluan jualan seperti udang, ikan, kepiting, tapi tidak jadi karena dapat info warung sudah terbakar," ujarnya.
Meski demikian, ia hanya bisa pasrah dan menerima dengan kejadian tersebut. Semua barang elektronik yang telah disiapkan untuk usahanya ludes terbakar.
Dengan kejadian tersebut, ia nantinya akan berkoordinasi dengan pemilik toko yang ia sewa tentang kontrak yang sudah terjalin.
"Mudah-mudahan pemilik toko bisa memahami, kalau saya sudah ikhlas semua yang saya siapkan sebagai modal usaha habis, Insyallah mungkin akan ada hikmahnya dengan kejadian ini. Baru saja memulai usaha tapi Allah punya kehendak lain," katanya.
Ia mengakui, kios tersebut langsung ia kontrak selama 2 tahun kedepan. Dirinya juga sudah membayar uang muka untuk sewa sebesar Rp 5 Juta dan pada minggu kedua nanti akan melunaskan uang sewa selanjutnya.
Kapolsek Sungai Raya Kompol Ida Bagus menuturkan, jumlah bangunan yang tebakar berjumlah lima bangunan, dan terdampak pada dua bangunan lainnya.
"Api pertama kali berasal dari rumah tempat tinggal Feri Marsuki, pada saat kejadian pak Feri ini sedang keluar membeli makanan. Dan ketika pulang dia sudah melihat asap mengepul dari atap bagian belakang rumahnya," ujar Kapolsek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kebakaran-di-serdam.jpg)