PPP Targetkan Menang di Empat Daerah Pilkada, Pengamat Ingatkan Posisi Tawar

Padahal, untuk parpol yang dapat mengusung sendiri calonnya masih akan membentuk koalisi untuk memperkuat lini dukungan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Pengamat Politik Untan Ireng Maulana 

 PONTIANAK - Satudiantara Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana menilai, posisi tawar calon merupakan hal yang utama dalam memenangkan pemilu khususnya Pilkada 2020.

Berikut penuturannya.

Kebanyakan parpol di daerah selalu memberikan statemen optimis untuk memajukan kader mereka sendiri pada pemilihan kepala daerah.

Selalu meyakinkan di awal, namun kebanyakan gagal di akhir untuk mewujudkannya. Sedikit naif memang, tapi cukup untuk memberikan dinamika dalam proses penentuan bakal calon dari jalur parpol.

Padahal, untuk parpol yang dapat mengusung sendiri calonnya masih akan membentuk koalisi untuk memperkuat lini dukungan.

VIDEO: Tiga Pesan Danrem 121/ABW untuk Sukseskan Pilkada 2020

Tentu sesuatu yang normal, jika parpol tertentu menyakini kadernya dapat menjadi calon dalam pemilukada, maka untuk mewujudkannya harus memiliki posisi tawar yang lebih kuat.

Posisi tawar terletak pada komposisi kursi yang dimiliki misalkan partai yang memiliki lebih banyak kursi akan lebih leading untuk memastikan kadernya sebagai calon daripada parpol yg memiliki sedikit kursi.

Selain itu posisi tawar juga ditentukan oleh nilai jual elektoral si kader, kemampuan finansial, kekuatan jaringan kerja dan kapasitas personalnya.

Semua variabel itu dinilai sebagai kesatuan posisi tawar yang dapat menentukan jika seorang kader parpol dapat maju sebagai calon kepala daerah.

Namun di banyak peristiwa politik, kader parpol hanya bermodalkan kursi yang mereka miliki, dan lemah secara finansial, belom memiliki jaringan kerja yang kuat, nilai jual elektoral rendah, dan kapasitas diri yang biasa-biasa saja.

Sehingga tidak heran jika nantinya yang terpilih sebagai calon kepala daerah malahan dari figur di luar parpol dan bahkan bukan kader langsung (atau kader instan) karena variabel-variabel yang sebutkan tadi lebib banyak dimiliki figur non kader parpol.

PPP Kalbar Target Menang Pilkada di Empat Daerah, Retno Beberkan Nama Kader

Posisi tawar mereka jauh lebih baik dan lebih kuat dari kader-kader partai. Sekarang, parpol di daerah harus lebih jelas melihat fenomena ini, dan harus pula mampu lebih realistis menilai kekuatan internal sendiri.

Biasanya statemen tidak berbanding lurus dengan dinamika politik yang terjadi karena parpol tahu betul bahwa posisi tawar bekerja dengan rumus dapat mengubah ketidakpastian politik dalam pusaran aktor politik arus utama. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved