Kunjungi Sambas, Danrem Pesankan Jaga Netralitas dan Sinergitas

Pada kesempatan itu, Ia juga mengapresiasi Kabupaten Sambas yang saat ini sudah memiliki 8 Desa mandiri.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas saat menyambut kedatangan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Perwakilan Gubernur Kalbar, Perwakilan Danlantamal dan Danlanud di Aula Kantor Bupati Sambas, Jumat (27/12/2019).  

SAMBAS - Danrem 121/ABW, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, yang hadir mewakili Pangdam XII Tanjungpura mengungkapkan sebelumnya ke Sambas mereka juga sudah melaksanakan kegiatan serupa di beberapa Kabupaten di Kalimantan Barat.

"Sebelumnya juga sudah dilaksanakan di Kapuas Hulu, Sintang, Melawi dan Sekadau.  Kemudian hari ini dimulai dari Sambas kita laksanakan Safari yang kedua kemudian nanti tanggal 29-30 dilaksanakan di Kabupaten Ketapang," ujarnya, Jum'at (27/12/2019).

"Terima kasih juga kepada bapak bupati yang sudah dan segenap forkopimda yang sudah menyiapkan acara pada hari ini dengan sedemikian baiknya dan juga sudah menyambut kita dan rombongan," tutur Brigjen TNI Bambang Trisnohadi.

Unsur Tiga Pilar Gelar Tatap Muka di Kabupaten Sambas

Ia mengungkapkan, dalam rangka menyongsong Pilkada serentak tahun depan. Karenanya ia mengajak agar masyarakat Sambas turut bisa mensukseskan gawai Akbar tersebut.

"Oleh karena itu saya mengajak kepada kita semua dan stakeholder yang ada di wilayah kabupaten Sambas untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi ini. Karena kita sudah sepakat bahwa Demokrasi adalah pilihan bernegara kita dan pemilu adalah salah satu wujudnya," jelasnya.

Untuk itu, ia berpesan agar Anggota TNI dan khusunya Tiga Pilar bisa menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada mendatang.

"Ya mungkin ini klasik, jaga netralitas. Karena kunci keberhasilan Pemilukada dapat berjalan dengan aman dan lancar adalah netralitas aparat negara," tegasnya.

"Kedua tadi juga sudah disebutkan oleh Gubernur segera petakan kerawanan. Dan jaga sinergitas, saya minta bukan hanya sekedar slogan belaka. Atau kosmetik yang indah dilihat dari luar, tapi juga harus bisa kita wujudkan," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengapresiasi Kabupaten Sambas yang saat ini sudah memiliki 8 Desa mandiri.

"Kita juga melihat program desa mandiri ini adalah sebuah program yang luar biasa di gagas oleh Gubernur. Dari yang dulunya satu, dan sekarang sudah 87, dan Sambas dari informasi yang saya dapat adalah satu yang paling baik, karena sudah punya 8 Desa Mandiri, dan juga sisa tiga desa Tertinggal," tutupnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved