Pastikan Berintegritas, Bawaslu Lantik 333 Panwascam Untuk Pilkada 2020

"Se-Kalimantan Barat ada 333 orang panwascam yang dilantik, sekaligus telah kita berikan bimtek," katanya, Rabu (25/12/2019).

Pastikan Berintegritas, Bawaslu Lantik 333 Panwascam Untuk Pilkada 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/Aryana Kaswamayana
Anggota Bawaslu dan Panwascam untuk Pilkada 2020 melakukan swafoto usai dilantik dan diberikan bimbingan teknis belum lama ini. 

PONTIANAK - Sebanyak 333 orang panwascam untuk Pilkada 2020 di tujuh kabupaten di Kalbar telah dilantik dan diberikan bimbingan teknis.

Kordiv SDM dan Organisasi Bawaslu Kalbar, Syf Aryana Kaswamayana menjamin jika panwascam yang telah dilantik merupakan sosok pengawas yang berintegritas.

"Se-Kalimantan Barat ada 333 orang panwascam yang dilantik, sekaligus telah kita berikan bimtek," katanya, Rabu (25/12/2019).

Diterangkan Syf Aryana, dalam bimbingan teknis yang diberikan pada 22-23 Desember tersebut ada tujuh modul yang disiapkan sebagai rangsangan awal untuk yang terpilih memulai tugasnya.

Namun, kata dia, ada lima hal dasar yang wajib dilaksanakan oleh seluruh panwascam yaitu soliditas, integritas, mentalitas, profesionalitas dan religiusitas (SIMPR).

Bawaslu Lantik 69 Anggota Panwaslu di Kapuas Hulu

"Harapan setelah dilantiknya panwascam ini semua mampu menjaga marwah kelembagaan Bawaslu, saling bersinergi dengan kekuatan kekuatan lokal untuk mewujudkan pilkada yang bebas dari kecurangan dan politik uang," tuturnya.

Lebih lanjut, jaminan integritas Panwascam yang telah dilantik ini, menurut Syf Aryana karena keseluruhnnya telah melalui tahapan yang ketat dan selektif.

Dimulai dengan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka, test tertulis dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi socretive, wawancara pun dilakukan oleh semua komisioner bawaslu kabupaten yang pilkada.

Dan tentu, lanjutnya, dalam pelaksanaan wawancara semua mengacu kepada pedoman yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI.

"Integritas menjadi pertanyaan penting dalam setiap wawancara, sedangkan untuk mantan penyelenggara pemilu kinerja terdahulu juga menjadi pertimbangan dalam memilih panwascam," ungkapnya.

Maka dari itu, ia meyakini setiap yang ditetapkan oleh Bawaslu kabupaten adalah orang-orang terbaik yang siap bekerja penuh waktu dan mampu menjaga intergitasnya dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pemilihan kepala daerah 2020.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved