Niat dan Tata Cara Solat Gerhana Matahari (Salat Kusuf)

Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10:34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12:17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14:00 WIB.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
(KOMPAS/KARTONO RYADI)
Keindahan Gerhana Matahari Total (GMT) yang banyak diburu orang. Foto ini diambil dari Pantai Penyak, 36 kilometer di selatan Pangkal Pinang, Bangka, Sumatera Selatan, saat terjadi GMT 18 Maret 1988. GMT akan kembali terjadi di wilayah Indonesia pada 9 Maret 2016. 

Tata cara Solat gerhana matahari, disampaikan Plh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Tarmizi dalam laman web Kemenag.

Menurut Tarmizi, pelaksanaan salat gerhana menyesuaikan waktu gerhana matahari di wilayah masing-masing.

Diperkirakan, awal gerhana pada pukul 10:34 WIB puncak gerhana akan terjadi pada pukul 12:17 WIB dan akhir gerhana pada pukul 14:00 WIB.

Salat Kusuf atau Salat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat dengan rangkaian sebagai berikut:

1. Berniat di dalam hati

Niat Solat Gerhana Matahari (Kusuf)

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan likusuufis syamsi rok'taini lillahi taa'ala

Artinya : "Aku niat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta'ala"

2. Takbiratul ihram seperti shalat biasa

Kapan Gerhana Matahari Cincin ? Waktu & Lokasi Terbaik Melihat Gerhana Matahari Cincin di Indonesia

3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz

4. Membaca surat Al-Fatihah

5. Membaca surat yang panjang dengan dijahrkan (perdengarkan) suaranya.

6. Ruku’ sambil memanjangkannya.

7. Bangkit dari ruku’ (i’tidal)

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved