Fakta-fakta Gerhana Matahari Cincin (GMC) 26 Desember 2019
Puncak gerhana terjadi pada pukul 12.47 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 14.33 WIB.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Fenomena gerhana matahari cincin bisa disaksikan di beberapa wilayah di Indonesia, Kamis (26/12/2019).
Gerhana matahari cincin merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan.
Fenomena ini terjadi karena bulan berada di antara matahari dan bumi.
Bulan akan tampak lebih kecil dari ukuran matahari, sehingga ketika bulan menghalangi cahaya matahari, akan menyisakan sedikit piringan di pinggir matahari yang terlihat seperti cincin.
• Tata Cara Solat Gerhana Matahari atau Salat Kusuf
Terkait gerhana matahari cincin yang akan terjadi Kamis (26/12/2019), berikut beberapa fakta yang Tribun himpun:
1. Waktu Gerhana Matahari Cincin
Secara umum, genomena alam GMC diprediksi akan dimulai pukul 12.15 WIB, berupa gerhana matahari sebagian.
Kemudian, pukul 12.17 WIB akan memasuki fase puncak.
Waktu puncak tersebut adalah waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini.
Gerhana matahari cincin akan berakhir di Indonesia pada pukul 12.19 WIB.
Waktu gerhana paling awal terjadi di Sabang, Aceh.
Diperkirakan akan dimulai pukul 10.03 WIB.
Sedangkan kota dengan gerhana paling akhir adalah Merauke, Papua, pukul 14.37 WIT.
Sementara di Kalbar, GMC akan dimulai pada pukul 10.48 WIB.
Puncak gerhana terjadi pada pukul 12.47 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 14.33 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-gerhana-matahari-cincin-26-des.jpg)