PROSTITUSI Bukit Senyum Jadikan Anak-anak Sebagai PSK hingga Nasib Mucikari Jajakan Siswi SMP

Setelah dibelikan tiket dan sampai di Bukit Senyum, baru korban diberi tahu akan bekerja untuk melayani para tamu hidung belang.

PROSTITUSI Bukit Senyum Jadikan Anak-anak Sebagai PSK hingga Nasib Mucikari Jajakan Siswi SMP
NET/ISTIMEWA
ILUSTRASI 

Kepolisian Resort Bintan menangkap dua mucikari berinisial ZA (43) dan NA (35) yang diduga terlibat dalam perdagangan orang untuk prostitusi di Lokalisasi Bukit Senyum, Bintan, Kepulauan Riau.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanuddin mengatakan terbongkarnya kasus tindak pidana perdagangan orang ini berawal dari informasi masyarakat soal adanya anak yang dijadikan pekerja cafe sekaligus pekerja seks di Bukit Senyum.

Polisi yang mendengar informasi itu langsung mengamankan empat orang korban.

"Mucikarinya berinisial ZA (ditangkap) kemudian dikembangkan diamankan NA seorang perekrut di Bandung," kata Agus saat dihubungi, Kamis (19/12/2019).

Agus menyebutkan awalnya korban dijanjikan bekerja sebagai pelayan toko atau restoran di wilayah Jawa Barat.

Setelah dibelikan tiket dan sampai di Bukit Senyum, baru korban diberi tahu akan bekerja untuk melayani para tamu hidung belang.

Kedua mucikari ini juga memalsukan identitas para korbannya sehingga mereka seolah-olah sudah dewasa.

"Diubah semua, dari usia, nama dan statusnya korban juga diubah menjadi sudah menikah," jelasnya.

Untuk menjerat korbannya, dua mucikari ini memberi mereka pinjaman sebesar Rp 4.000.000.

Korban perdagangan manusia itu kemudian minta mencicil utangnya dari hasil melayani laki-laki hidung belang.

Halaman
123
Editor: Rizky Zulham
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved