Juliarti akan Ambil Langkah Hukum Terkait Hoaks OTT Terhadap Dirinya

Dengan terlapor atas nama akun Facebook berinsial DM, EF dan Grub Seputar Berita Informasi Bisnis.

TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Mantan Bupati Sambas Hj Juliarti Djuhardi Alwi saat menunjukkan foto-foto yang diduga pertama kali menyebarkan berita bohong terkait kabar OTT yang menjerat dirinya, Kamis (19/12/2019) di Sekretariat Kijang Berantai, Kabupaten Sambas. 

SAMBAS - Mantan Bupati Sambas Hj Juliarti Djuhardi Alwi angkat bicara terkait dengan kabar bohong (Hoaks) yang menyebutkan dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang sempat viral di Media Sosial maupun di jejaring sosial media lainnya.

Karenanya, siang tadi ia menyampaikan kepada awak media jika dirinya telah mempertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah hukum terkait masalah tersebut, dan sudah melaporkannya kepada pihak berwajib.

Juliarti yang sekarang menjabat sebagai Anggota DPRD Kalimantan Barat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan jika informasi tersebut sepenuhnya adalah bohong dan tidak benar.

"Saya sudah terbiasa dengan pembunuhan karakter seperti ini, dan saya secara pribadi sudah maafkan," ujarnya, Kamis (19/12/2019) di Sekretariat Kijang Berantai, Kabupaten Sambas.

HOAKS Video 3:7 Menit OTT Mantan Bupati Sambas, HCC Kalbar Ungkap Fakta Sebenarnya!

"Namun atas pertimbangan dikarenakan informasi hoax ini tidak hanya menyangkut saya sendiri tapi menyangkut keluarga, Partai PKB dan lembaga DPRD provinsi tempat saya bekerja, sehingga banyak yang menyarankan untuk memberi pelajaran. Akhirnya keluarga besar kami dan partai membawa keranah hukum," ungkapnya.

Ia katakan, nantinya ia berharap untuk kali pertama akan dilakukan tindakan persuasif dan baik-baik.

Hanya saja ungkap Juliarti, yang bersangkutan tidak menyesali perbuatannya dan tidak mengaku salah serta meminta maaf terutama kepada masyarakat Sambas.

Oleh karenanya, mau tidak mau proses hukum akan berjalan.

"Saya sebenarnya tidak ingin terlalu keras terhadap pihak yang menyebarkan berita hoax ini, namun apabila mereka tidak sadar atas perbuatannya yang merugikan keluarga saya, partai PKB, lembaga DPRD Provinsi dan masyarakat Sambas."

"Maka saya akan serahkan ke aparat hukum sebenarnya, karena saat ini sudah ada UU ITE," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved