Azwar Pastikan RSUD Kayong Utara Sanggup Tangani Pasien Gizi Buruk
Pasien, kata Azwar, tidak perlu harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, kecuali gizi buruk pasien disertai sakit lain.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Madrosid
KAYONG UTARA - Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Kayong Utara, Dokter Muhammad Azwar memastikan fasilitas yang mereka miliki sudah memadai untuk menangani pasien anak gizi buruk.
Pasien, kata Azwar, tidak perlu harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, kecuali gizi buruk pasien disertai sakit lain.
Dia juga memastikan pasien akan diberikan susu dan makanan tambahan yang disesuaikan dengan usia.
"Kalau bayi biasanya dikasih bubur dengan susu tambahan itu," ujar Azwar di Sukadana, Senin (16/12/2019).
• Penanganan Masalah Gizi Buruk, Dinas Kesehatan Kayong Utara Punya Anggaran Khusus
Agar terhindar dari gizi buruk, Azwar mengimbau agar orangtua rutin memeriksa anaknya di Posyandu.
"Dari situ bisa ketahuan. Misalnya selama tiga bulan berturut-turut, naik (berat badannya) tidak seberapa itu bisa ke arah gizi buruk," ujar Azwar.
Staf Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara, Mila Febriyani menyebut mereka memiliki anggaran khusus untuk menangani pasien gizi buruk.
Dia lantas menjelaskan seperti apa penanganan terhadap pasien gizi buruk.
Setiap pasien gizi buruk akan diberikan makanan tambahan berupa susu dan biskuit.
"Kalau dari dinas itu ada susu, tapi kalau dari Kementerian Kesehatan itu juga ada biskuit," kata Mila di Sukadana, Senin (16/12/2019).
Mila menambahkan, susu dan biskuit akan terus diberikan selama masa pemantauan selama 90 hari.
Pihaknya juga akan terus memantau berat badan pasien.
Sedangkan mengenai langkah pencegahan, Mila mengatakan di setiap Puskesmas sudah ada program pelacakan kasus gizi buruk.
"Gizi buruk itu kan ada standarnya, misalnya gizinya di bawah -3, tapi kalau misalnya masih ada -2 itu langsung cepat ditangani dan konsulkan ke Puskesmas. Jadi si ibu ini suruh datang ke Puskesmas untuk mendapatkan konseling," paparnya.