Hitung Ulang, Suhartono Yang Awalnya Kalah Jadi Menang Pilkades Gombang

Mengetahui hasil itu, calon nomor urut 1 langsung mendatanggi calon nomor urut lima untuk memberikan selamat dan pelukan.

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Nomor urut 1 (jas merah) mendatanggi nomor urut 5 untuk bersalaman dan mengucapkan selamat 

LANDAK - Suhartono selaku Calon Kepala Desa (Kades) Gombang nomor urut 5, akhirnya menang setelah dilakukan Penghitungan Suara Ulang (PSU) untuk 2 TPS, Senin (16/12/2019).

Penghitungan ulang difasilitasi oleh Pemda Landak, dan dilaksanakan di Aula Kecil Kantor Bupati Landak.

Dimana sengketa Pilkades terjadi antara Calon nomor urut 1 atas nama Wiwit Bekanemus dan nomor urut 5 atas nama Suhartono.

PSU disaksikan oleh calon nomor urut 1 dan nomor urut 5 beserta masing-masing saksi. Kemudian hadir juga Camat Sengah Temila, Kapolsek beserta anggota, Danramil beserta anggota, dan Sat Pol PP Landak.

Wabup Askiman Imbau Jaga Kondusifitas saat Pelaksaan Pilkades 2020

Sebelum dilaksanakan PSU, perolehan suara untuk nomor urut 1 yakni 922 dan nomor urut 5 yakni 898.

Setelah dilakukan PSU, nomor urut 1 yakni 838 dan nomor urut 5 yakni 841.

Setelah PSU dinyatakan sah oleh semua pihak, maka dengan selisih 3 suara nomor urut 5 dinyatakan menang.

Mengetahui hasil itu, calon nomor urut 1 langsung mendatanggi calon nomor urut lima untuk memberikan selamat dan pelukan.

Terlihat tidak ada kepanikan dan ketegangan diantara keduanya, mereka pun menerima hasil PSU. Namun nomor urut 5 berlinang air mata setelah mengetahui hasil itu, dan sesekali mencium kalung salib yang ia gunakan.

Plt Asisten 1 Setda Landak Nikolaus SH yang mewakili Pemda Landak mengucapkan terimakasih kepada para pihak terutama kedua calon yang sengketa.

"Inilah proses demokrasi, yang akhirnya selesai dengan baik," jelas Nikolaus.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Kades yang lama masih akan bertugas hingga Kades yang baru akan dilantik.

"Kami mohon maaf, kalo dalam memfasilitasi proses ini ada yang kurang baik," katanya.

Nikolaus juga menyatakan mengapresiasi kedua kubu yang sengketa dengan tetap menjaga ketertiban dan sopan santun.

"Ini menunjukkan bahwa kita sudah dewasa dalam berdemokrasi," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved