Wabah DBD di Pontianak

Dewan Kota Pontianak Minta Pemkot Cepat Turun Tangan Kendalikan dan Cegah DBD

Jangan sampai wabah DBD ini tidak terkendali dan menimbulkan korban jiwa, oleh karena itu ia minta pihak terkait segera mengambil langkah konkret

Dewan Kota Pontianak Minta Pemkot Cepat Turun Tangan Kendalikan dan Cegah DBD
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kota Pontianak Lutfi Al Mutahar . 

PONTIANAK - Kabar adanya warga di Gang H Sarah yang tekena Demam Berdarah Dangue (DBD) telah sampai pada Anggota DPRD Kota Pontianak, Lutfi Almuthahar.

"Saya hari ini mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Kelurahan Akcaya Jalan Sulawesi, tepatnya di Gang H Sarah, setidaknya sudah ada tiga anak yang dirawat di rumah sakit karena kasus Demam Berdarah," ucap Lutfi Almuthahar saat diwawancarai Tribun Pontianak, Jumat (13/12/2019).

Lanjut disampaikannya mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan, ia minta kepada Dinas Kesehatan Kota Pontianak untuk segera turun tangan mengatasi masalah ini.

Jangan sampai wabah DBD ini tidak terkendali dan menimbulkan korban jiwa, oleh karena itu ia minta pihak terkait segera mengambil langkah konkret dilapangan.

Korban DBD Kota Pontianak Meningkat, 2019 Renggut 1 Nyawa

"Ini baru di Kelurahan Akcaya saja, kita belum tahu mungkin di wilayah lain di Kota Pontianak juga ada kasus serupa," tegasnya.

Ia mengajak Pemerintah Kota Pontianak bersama pihak terkait untuk segera melakukan langkah-langkah pencegahan melalui unsur paling bawah, termasuk melibatkan RT/RW hingga lurah serta cepat mengerahkan petugas Jumantik dengan membagikan bubuk abate.

"Ya, cara-cara pencegahan mereka saya rasa lebih paham termasuk foging mungkin, tapi kita minta instansi terkait untuk segera turun tangan mengatasi masalah ini," pintanya.

Ia mewanti dan mengingatkan jangan sampai kasus demam berdarah ini berakibat fatal bagi masyarakat.

Selain itu, ia himbau kepada masyarakat jangan hanya menunggu pemerintah, segera mungkin melakukan pencegahan masing-masing dilingkungannya.

Bisa juga dikoordinir oleh RT dan RW untuk melakukan pembersihan lingkungan agar nyamuk-nyamuk penyebab demam berdarah tidak berkembang biak.

"Kita dari DPRD Kota Pontianak akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk segera melakukan tindakan jangan sampai kejadian yang terjadi setiap tahun ini semakin meluas dan meresahkan masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved