Bangun Daerah, Asosiasi Jasa Internet Ajak Kelurahan Berbisnis Voucher Kuota Internet
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI), Jamalul Izza mengatakan pihaknya akan menyasar daerah-daerah yang blank spot.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) di Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (9/12/2019).
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI), Jamalul Izza mengatakan pihaknya akan menyasar daerah-daerah yang blank spot.
Blank spot ini mungkin memiliki jaringan seluler, namun hanya bisa digunakan untuk menelepon saja.
Sementara data internet tidak bisa.
• Pemkab Mempawah Resmikan Dua Titik Pojok Internet Gratis, Ini Wilayahnya
"Kita akan sasar itu," katanya.
APJI akan mengajak desa atau kelurahan untuk berbisnis melalui pengelolaan dana desa maupun kelurahan.
Nanti pihak kelurahan akan membangun satu koneksi internet dengan sistem voucher kuota.
Ini bisnis internet yang dijalankan kelurahan atau desa.
Dana yang diperoleh bisa dimanfaatkan kembali untuk pembangunan kelurahan tersebut.
"Jadi tidak ada alasan lagi daerah-daerah yang blank spot tidak bisa mengakses internet," tuturnya.
Pemerataan Jaringan
Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJI) di Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (9/12/2019).
"Ini dalam rangka kita mencoba memfasilitasi jaringan internet di Kota Singkawang agar tidak ada lagi daerah yang disebut blank spot," kata Wakil Wali Kota (Wawako) Singkawang, Irwan.
Jaringan internet ini untuk menunjang kreativitas masyarakat baik dalam penyampaian informasi, data dan bisa meningkatkan pelayanan pemerintah pada masyarakat.
Selain itu dengan pemerataan dan kecepatan jaringan internet yang mudah, secara ekonomi juga memberikan dampak pada masyarakat.
"Harapannya bisa diakses masyarakat kabupaten lain, bermula dari Singkawang ini," harap Wawako.
Pemkab Mempawah Resmikan Dua Titik Pojok Internet Gratis
Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah meresmikan sebanyak 2 Pondokides Tampan (Taman Pintar Internet) Mempawah, yang dilaksanakan di Kawasan Taman Mempawah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Senin (9/12/2019).
Peresmian taman Pintar internet ini merupakan kerjasama Pemerintah daerah Kabupaten Mempawah, melalui Dinas Kominfo Kabupaten Mempawah bersama pihak provider PT Indonesia Comnets Plus yang merupakan anak perusahaan PLN
Wakil Bupati Kabupaten Mempawah, Muhammad Pagi mengatakan launcing dua Pondokides tampan yang diresmikan serentak,berada di pelabuhan Kuala Mempawah dan taman Mempawah.
"Ini untuk memberikan akses internet gratis bagi masyarakat, sehingga masyarakat mudah mendapatkan informasi yang diperlukannya. Ini juga untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dengan menggunkan internet gratis," ujar Wakil Bupati, Muhammad Pagi.
Menurutnya, pemasangan di kawasan taman Mempawah maupun kawasan Kuala Mempawah karena merupakan kawasan tempat berkumpulnya para remaja.
"Dengan adanya fasilitas ini, keamanan harus ditingkatkan agar tidak disalahgunakan, atau mengakses hal hal yang bisa merugikan. Kita pasang ini agar anak muda itu berkreasi melalui internet ini, karena, visi misi kita, untuk menjadikan kabupaten Mempawah, cerdas, mandiri dan terdepan," papar Muhammad Pagi.
Diakuinya kedepannya di tahun 2020 melalui kerja sama ini, akan ditambah pemasangan internet gratis di 10 titik, yang akan disebar se kabupaten Mempawah.
"Kita rencananya akan menambah jumlahnya, sehingga setiap kecamatan ada pojok internet gratis ini," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mempawah, Rudi mengatakan kerja sama penyediaan fasilitas internet gratis, melalui program CSR.
"Kerja sama dengan Icon Plus ini pertama di Kalbar, dan baru kita pasang dua titik di 2019 ini," ujar Mad Pagi.
Di awal tahun 2020 diakuinya akan ditambah sekitar 10 titik atau lebih, yang akan disebar se kabupaten Mempawah.
"10 titik atau lebih, akan disebar di Kecamatan kecamatan lainnya," katanya.
Ia mengatakan akan bekerja sama dengan pihak provider agar membatasi akses pada web-web tertentu khususnya situs situs terlarang dan akan di blokir. Dan penggunaannya internetnya gratisnya pun, akan dibatasi hingga Pukul 21.00 wib
"Dari Provider memang 24 Jam tapi penggunaan internet gratis di taman ini tidak bisa di akses 24 jam. Kita akan batasi misalnya hingga pukul 21.00 WIB, ini juga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Selain itu untuk pengamanan pihaknya akan memasang CCTV di sekitar taman untuk pengawasan.
"Kita akan bekerja sama dengan Satpol PP untuk pengawasannya, termasuk pemasangan CCTV," pungkasnya. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak