Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad Resmi Duda, Beredar Potret Jadul Kemesraan UAS dan Mellya Juniarti di Medsos

Ulama kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) resmi menyandang status duda setelah gugatan cerai terhadap istrinya, Mellya Juniarti.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad (UAS) | Ustadz Abdul Somad Resmi Duda, Beredar Potret Jadul Kemesraan UAS dan Mellya Juniarti di Medsos. 

”Ya, pengadilan sudah membacakan amar putusannya, dan kami tadi terlambat sehingga tidak hadir saat majelis membacakan putusan,” kata Mellya yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Nurhasmi, SH.

Mellya sendiri mengaku kaget dengan putusan tersebut.

Sebab tanpa kehadirannya sebagai tergugat dalam persidangan, pengadilan langsung memutuskan perkara.

Saat ditanya apakah dirinya akan melakukan banding atau tidak, Mellya menyerahkan sepenuhnya kepada penasehat hukum.

Mellya sendiri merasa dirinya selama ini tidak pernah melakukan kesalahan yang melampaui syariat.

Sementara saat ditanya isu yang beredar mengenai kurangnya nafkah lahiriyah yang diberikan UAS kepadanya, wanita yang dinikahi oleh UAS pada 2012 itu tidak mau berkomentar.

“Kalau itu saya no comment. Untuk lebih jelas tanyalah sama ustaz, karena saya termohon,” katanya.

UAS sendiri hingga kemarin belum memberi komentar atau penjelasan apapun terkait kabar perceraiannya dengan Mellya. Pendakwah populer kelahiran Asahan, Sumatera Utara itu juga tidak mengunggah foto maupun video terkait keluarga dalam beberapa postingan terakhirnya di media sosial.

UAS dan Melya diketahui menikah sejak 20 Oktober 2012 di Baserah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Pernikahan mereka tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Hilir. Dari pernikahan itu mereka dianugerahi seorang anak.

UAS sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu pendakwah kondang di Tanah Air. Lahir dari keluarga besar seorang ulama asal Asahan yaitu Syekh Abdurrahman atau lebih dikenal sebagai Tuan Syekh Silau Laut I, sejak SD UAS dididik melalui sekolah yang berbasis pada Tahfiz Alquran.

Tahun 1998 UAS menjadi satu di antara 100 orang Indonesia mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Mesir untuk belajar di Universitas Al-Azhar.

Ia mengikuti tes dan mengalahkan 900-an orang lainnya sehingga berhasil mendapatkan beasiswa tersebut.

Ia kemudian memilih melanjutkan pendidikannya di Universitas Al-Azhar Kairo dan berhasil mendapatkan gelar Lc-nya dalam waktu tiga tahun 10 bulan pada pertengahan tahun 2002.

Setelah itu ia melanjutkan program pendidikan S2-nya di Universiti Kebangsaan Malaysia, namun hanya sempat berkuliah selama dua semester.

Pada tahun 2004 UAS mendapatkan beasiswa melalui melalui Agence Marocaine de Coopération Internationale (AMCI) dari Kerajaan Maroko untuk pendidikan S2 di Institut Darul-Hadits Al-Hassaniyah Rabat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved