Anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru Tandu Warga Yang Sakit ke Puskesmas
Selanjutnya anggota kesehatan, Praka Dedik, melaporkan hal tersebut kepada Danpos Panga, Sertu Suharyanto.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Madrosid
SANGGAU - Satgas Pamtas RI Malaysia Yonif Raider 641/Bru mengevakuasi warga yang sakit di Dusun Panga Bintawa, Desa Semangit, Kecamatan Entikong, untuk dibawa ke Puskesmas, Senin (2/12/2019)
Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru Letkol Inf Kukuh Suharwiyono mengatakan, dievakuasinya warga bermula dari laporan warga yang meminta bantuan kepada anggota kesehatan Pos Panga untuk memeriksa Jaban yang sedang terbaring sakit di rumahnya.
Selanjutnya anggota kesehatan, Praka Dedik, melaporkan hal tersebut kepada Danpos Panga, Sertu Suharyanto.
Danpos menindaklanjuti dengan memerintahkan Praka Dedik untuk melakukan pemeriksaan terhadap Jaban.
"Setelah selesai diperiksa, dinyatakan bahwa Jaban harus dievakuasi ke Puskesmas Entikong, "katanya melalui rilisnya.
• Pertolongan Satgas Pamtas Raider 641/Bru pada Nenek Sebatang Kara yang Tinggal di Gubuk Reyot
Karena terkendala transportasi serta medan yang dilewati untuk melakukan evakuasi, naik-turun dan juga licin, maka Danpos Panga besama 4 orang anggota serta warga sekitar menggunakan tandu untuk membawa Jaban ke Puskesmas Entikong.
"Setelah tiba di tempat tujuan, Bapak Jaban langsung diserahkan kepada petugas Puskesmas Entikong untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, "ujarnya.
Sementara itu, Lacak (32) perwakilan dari keluarga Jaban menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota Pos Panga, karena senantiasa siap sedia membantu warga sekitar yang mengalami kesulitan.
Tolong Sakit dan Sebatang Kara
Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru mengevakuasi Sempel (76) seorang nenek yang hidup seorang diri disebuah gubuk reyot di Dusun Sungai Ima, Desa Sotok, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/11/2019).
Saat dievakuasi, kondisi fisik Nenek Sempel sangat memprihatinkan dengan bengkak disekujur tubuh.
Ia dibawa menggunakan ambulan milik perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di sekitar kediaman Nenek Sempel.
"Kita bawa nenek berobat ke Pontianak. Mudah-mudahan setelah pengobatan, kondisi nenek ini jadi lebih baik,"kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono saat memimpin evakuasi penyelamatan Nenek Sempel melalui rilisnya.
Pengobatan Nenek Sempel akan difasilitasi sepenuhnya oleh Yonif Raider 641/Bru.
Belum diketahui berapa lama waktu pengobatan nenek yang hidup seorang diri tersebut, Dari pemeriksaan awal fisiknya ada beberapa masalah kesehatan yang diderita Sempel.
"Nanti ada paramedis di Pontianak yang menangani nenek ini, kita obati dulu, setelah semuanya stabil dan memungkinkan untuk dioperasi kataraknya, baru dioperasi,"jelasnya.