Gebrakan Diskes Kalbar Cegah Stunting, Buat Aplikasi Bunga Nakita Pantau Anak Lewat Android

Menurut Kadis Kesehatan Kalbar, Harrison pelibatan peran masyarakat khususnya organisasi perempuan di Kalbar dinilai sangat penting.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Madrosid
tribun pontianak
SEMINAR - Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyalami peserta Seminar Advokasi dan Aksi Nyata dalam Peningkatan Peran Perempuan Mencegah Stunting untuk Ketahanan Keluarga di Aula Balai Diklat Keuangan Pontianak di Kabupaten Kubu Raya, Kamis (2/5). 

PONTIANAK - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat membuat gebrakan di bidang kesehatan.

Yakni dengan meluncurkan aplikasi berbasis android yang diberi nama Aplikasi Bunga Nakita (Tumbuh Kembang Anak Kita).

Peluncuran aplikasi yang bersamaan dengan seminar bertema ‘Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Menuju Generasi Sehat Indonesia Unggul’ tersebut diselenggarakan di Hotel Mahkota Pontianak, Senin (25/11).

Kegiatan dibuka langsung Gubernur Kalbar, H Sutarmidji dan dihadiri oleh para organisasi perempuan di Kalbar, beserta Organisasi Perangkat daerah (OPD) Kalbar.

Menurut Kadis Kesehatan Kalbar, Harrison pelibatan peran masyarakat khususnya organisasi perempuan di Kalbar dinilai sangat penting.

Tiga Prodi Mahasiswa Stikara Sintang Akan Diterjunkan Bantu Pemerintah Atasi Stunting

Perempuan, kata dia menjadi kunci dalam upaya untuk menurunkan angka prevalansi anak balita pendek atau stunting di Indonesia, terutama di Kalbar.

Melalui pendekatan 3P (Peduli, Pahami dan Partisipasi), Diskes Kalbar juga mendorong para remaja perempuan lebih aktif dalam upaya mencegah terjadinya stunting akibat kurang gizi.

“Pak Gubernur telah menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan Kalbar tak hanya melibatkan OPD terkait, melainkan juga melibatkan organisasi perempuan seperti Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita, Persit, Bhayangkari, Aisyiyah Muhammadiyah, Muslimat NU, Wanita Katolik, dan organisasi wanita lainnya,” tutur Harrison usai launching aplikasi Bunga Nakita (Tumbuh Kembang Anak Kita).

Harrison mengatakan, melibatkan masyarakat melalui organisasi perempuan untuk menekan angka dinilainya sangat tepat dan penting, karena menyiapkan generasi Kalbar yang lebih sehat.

Selain mengajak masyarakat terlibat aktif, pihaknya juga melakukan inovasi dengan memadukan pemanfaatan teknologi berbasis aplikasi android.

Yakni melalui aplikasi Bunga Nakita yang merupakan aplikasi untuk memudahkan para orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak.

“Jadi para ibu-ibu milenial melalui androidnya bisa menginput nama anaknya, berat badan anaknya, tinggi badan dan sebagainya,” terang Horrison.

Lalu di aplikasi itu nanti akan mendapat informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan, status gizi dan status imunisasi anak.

Selain itu juga akan mendapat notifikasi kalau memang sudah jadwal untuk dilakukan imunisasi, sesuai konsep wilayah para penggunanya.

"Kalaupun si ibu belum membawa anaknya imunisasi, petugas kesehatan juga mendapat notifikasi, sampai nanti petugas mengunjungi si ibu, sebagai upaya memantau balita atau anak," tukasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved