Citizen Reporter

Pemkab Kubu Raya Serahkan Tikar Stunting ke Lima KPMD Kecamatan

Ruang lingkup program ini dikembangkan dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat,

Pemkab Kubu Raya Serahkan Tikar Stunting ke Lima KPMD Kecamatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Dinas Sosial dan Kebudayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Melakukan Penyerahan Tikar Stunting Untuk Lima Kecamatan Yang Ada di Kabupaten Kubu Raya Kal-Bar pada hari Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. 

Citizen Reporter
Mahasiswa Untan Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Rika Apriyanti

SINGKAWANG - Dinas Sosial dan Kebudayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya Melakukan Penyerahan Tikar Stunting Untuk Lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Kubu Raya Kal-Bar pada hari Kamis (14/11/2019) sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

Untuk diketahui, kegiatan ini adalah guna untuk memfasilitasi dan pendampingan dalam kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) generasi sehat dan cerdas.

Program ini bertujuan ini menggerakan serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan ibu dan anak serta pendidikan dasar mengenai stunting.

Terima Penghargaan Desa Sadar Hukum, Sugianto: Tanpa Hukum Desa Tidak Akan Aman

Wong Ndeso yang Jadi Menteri Desa, Inilah Komentar Menteri Halim Iskandar Terkait Desa Siluman

Ruang lingkup program ini dikembangkan dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat, pengembangan kapasitas masyarakat dan meningkatkan kemampuan pemerintah desa untuk memfasilitasi masyarakat.

Pemerintah daerah dengan upaya bersama dalam menangani masalah stunting ini maka pemerintah desa merekrut masyarakat-masrakat desa yang berkompeten untuk dijadikan Kader Pemberdayaan Mayarakat Desa (KPMD). 

Maka penyerahan tikar stunting ini sebagai bentuk bukti bahwa pemerintah daerah sangat peduli akan kesehatan masyarakatnya dan untuk mempermudah kegiatan ini di berikan bantuan atau fasilitas dalam bentuk tikar stunting kepada lima KPMD kecamatan yang sudah ditunjuk seperti KPMD Kecamatan Sungai Raya, Rasau Jaya, Sungai Ambawang, Sungai Kakap dan Kuala Mandor B.

Untuk mengetahui masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak para kader melakukan sensus sejak bayi dalam kandungan atau biasa disebut dengan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu usia 0-23 bulan.

Perlu diketahui kembali stunting adalah suatu kondisi dimana anak mengalami panjang atau tinggi badannya kurang dibandingkan dengan umurnya, atau mudahnya stunting adalah kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-temannya.

Kesimpulannya yaitu penyerahan tikar stunting ini sebagai bentuk fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk pemerintah desa dengan Kader Pemberdayaan Mayarakat Desa (KPMD) untuk mempermudah proses penyensusan serta memberi pengetahuan akan pentingnya kesehatan untuk si ibu dan anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar si anak tidak mengalami stunting atau pertumbuhan yang terganggu akibat nutrisi anak yang kurang tercukupi. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved