PMII Kalbar Dukung Penuh Program Desa Mandiri

Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat menggelar kuliah umum di Aula Magister FISIP Untan

PMII Kalbar Dukung Penuh Program Desa Mandiri
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kader PMII Pontianak. 

Citizen Reporter
PMII
Guntur

PMII Kalbar Dukung Penuh Program Desa Mandiri

PONTIANAK - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat menggelar kuliah umum di Aula Magister FISIP Untan Pontianak, dengan tema Peningkatan dan Pengembangan Ekonomi Menuju Desa Mandiri.

Hadir beberapa tokoh pada kegiatan tersebut yakni H. Sutarmidji, SH, M. Hum selaku Gubernur Kalbar, Dr. Martoyo, MA selaku Dekan Magister Fisip Untan, Drs. Ahmad Salafuddin, Kabid DPMD Kalbar.

Kemudian Mulyadi Tawik, ME selaku Ketua Majelis Pembina Daerah PKC PMII Kalbar, dan Drs. Jipridin, M. Si sebagai Sekretaris IKA PMII Kalbar.

Baca: 2024 Kementrian Desa PDTT Targetkan 5000 Desa Mandiri di Indonesia & Fokus pada 4 Program Unggulan

Baca: PMII Kalbar Gelar Kuliah Umum dengan Tema Peningkatakan dan Pengembangan Ekonomi Menuju Desa Mandiri

Baca: Jatim Kloning Program Sutarmidji, Menteri Desa Puji Program Desa Mandiri Kalbar

Sebagai Keynote Speaker Ir. Raden Conrad Hendrarto, M. Sc selaku Staff Ahli Menteri Bidang Pengembangan Wilayah Kementerian Desa dan Dr. Sy. Komaruzzaman, M. Si selaku Asisten II Setda Provinsi Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, S. H, M. Hum, menyampaikan dalam sambutanya bahwa pemerintah hari ini tengah menggenjot bagaimana nanti agar desa-desa yang ada di Kalbar bisa mandiri semua.

"Setidaknye ade 52 indikator yang harus dipenuhi agar desa itu mandiri, dari 52 minimal 17 indikator mampu direalisasiakan untuk pemerintah desa, yang ringan-ringan saja dulu," sebutnya.

"Indikator-indikator lain yang belom mampu dilaksanakan desa, nanti bisa bersinergi dengan Polda dan Kodam," tambahnya.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Kalbar Muamar Kadafi, menyampaikan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas hadirnya Ir. Raden Conrad Hendrarto, M. Sc selaku staff Ahli Menteri Bidang Pengembangan Wilayah Kementerian Desa.

Ucapan terimakasih juga di sampaikan Kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat atas segala arahan terkait desa mandiri.

"Bahwa dari 2031 jumlah desa di Kalbar data yang kami peroleh tahun 2018 hanya ada 1 desa mandiri, 53 desa Maju, 372 desa berkembang, 781 desa tertinggal, 208 desa sangat tertinggal, namun per bulan November 2019 ada peningkatan yang sangat luar biasa, 87 desa mandiri, 188 desa maju, 767 desa berkembang. Tentu kemajuan desa ini tidak terlepas dari peran Gubernur Kalimantan Barat untuk memajukan desa-desa kedepannya," katanya.

Pada prinsipnya, lanjut dia, PMII Kalbar mendukung dan mendorong upaya-upaya yang menjadi program Gubernur dalam meningkatkan taraf ekonomi desa.

Kadafi juga menegaskan, jika kedepannya Gubernur meminta kader-kader PMII untuk membantu mengabdi di desa-desa, pihaknya siap membantu karena sudah termakhtub di paradigma PMII kritis transformatif.

"Bahwa kemudian untuk mewujudkan cita-cita besar ini, perlu gotong royong serta bahu membahu dari semua kalangan, termasuklah peran mahasiswa yang merupakan agent of change. Sehebat-hebat kalian di bangku kuliah, segudang pengalaman di organisasi jangan pernah melupakan kampung halaman, mari kita sama-sama mengembangkan dan memajukan desa-desa kita. Dari Desa, untuk desa, menuju Kalbar baru," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved