Petugas Dissos Korban ODGJ

Jawaban Dirut RSUD Kota Pontianak Saat Ditanya Kondisi Petugas Dinsos yang Jadi Korban Amukan ODGJ

Ia menegaskan bahwa pihak RSUD hanya melakukan perawatan tidak berhak memberikan keterangan pada media.

Jawaban Dirut RSUD Kota Pontianak Saat Ditanya Kondisi Petugas Dinsos yang Jadi Korban Amukan ODGJ
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Petugas UPRS Dinas Sosial Pontianak, Hasan di Rumah Sakit Kota Pontianak, Kamis (7/11/2019). 

Jawaban Dirut RSUD Kota Pontianak Saat Ditanya Kondisi Petugas Dinsos yang Jadi Korban Amukan ODGJ

PONTIANAK - Pihak RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Kota Pontianak tidak mau memberikan keterangan terkait korban penusukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dirawat.

Saat di Konfirmasi Dirut RSUD Kota Pontianak, Johnson mengatakan pihaknya tidak berhak memberikan keterangan apapun terkait kondisi korban.

"Kami tidak bisa memberi keterangan terkait itu, karena itu ranah polisi," ucap Johnson saat diwawancarai, Kamis (7/11/2019).

Ia menegaskan bahwa pihak RSUD hanya melakukan perawatan tidak berhak memberikan keterangan pada media.

BREAKING NEWS - Petugas Dinas Sosial Pontianak Jadi Korban Amukan, Darah Mengucur dari Kepala

VIDEO: Anak Korban Amukan ODGJ Terkejut Ayahnya Sampai Alami Cidera di Kepala

Kondisi Terkini Petugas Dissos Korban Amukan ODGJ

Alhasil awak media tidak bisa mendapatkan kejelasan terkait penanganan dan berapa jahitan yang didapatkan oleh korban yang saat ini tengah dirawar di ruang perawatan bedah. 

Sebelumnya, diberitakan petugas UPRS Dinas Sosial Pontianak, Hasan menjadi korban amukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terjadi di Jalan 28 Oktober, Gang Anyer Tengah, Siantan, Pontianak Utara.

Kejadian itu menimpa Hasan, Rabu (6/11/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Hasan yang tengah dirawat di RS Kota Pontianak menceritakan, ODGJ tersebut pernah dibawa ke rumah sakit jiwa dan pulang sekitar 10 hari lalu.

Namun malam kemarin ia mendapat telepon dari pihak keluarga bahwa ODGJ mulai mengamuk.

"Dia megang pisau dan terkena tikam di bagian kepala," kata Hasan, Kamis, (7/10/2019).

Hasan mengatakan, meski telah tertusuk di kepala dan mengucurkan darah, ia tetap mengantar ODGJ ke rumah sakit jiwa.

Setelah itu ia langsung menuju Rumah Sakit Kota Pontianak dan begitu sampai ia langsung pingsan karena banyaknya darah yang keluar.

Saat ini Hasan dirawat di ruang rawat inap bedah setelah mendapatkan penanganan. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved