Cerita Yeran Terpilih Wakili Kalbar Ikuti Program YSEALI 2019 Mengelilingi Amerika Serikat

Yeran Hasna Dinastia terpilih mewakili Kalimantan Barat mengikuti program "Young Southeast Asian Leader Initiative Academic

Cerita Yeran Terpilih Wakili Kalbar Ikuti Program YSEALI 2019 Mengelilingi Amerika Serikat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Yeran Hasna Dinastia saat mengikuti program "Young Southeast Asian Leader Initiative Academic Fellowship Fall 2019 yang lebih akrab dikenal dengan YSEALI yang merupakan program pertukaran pemuda ke Amerika Serikat. 

Cerita Yeran Terpilih Wakili Kalbar Ikuti Program YSEALI 2019 Mengelilingi Amerika Serikat

PONTIANAK - Yeran Hasna Dinastia terpilih mewakili Kalimantan Barat mengikuti program "Young Southeast Asian Leader Initiative Academic Fellowship Fall 2019 yang lebih akrab dikenal dengan YSEALI.

YSEALI merupakan program pertukaran pemuda ke Amerika Serikat yang diikuti oleh pemimpin-pemimpin muda dari negara ASEAN termasuk Indonesia.

Di program ini, ia berkesempatan untuk belajar mengenai "Social Entrepreneurship and Economic Development" di University of Connecticut.

Program ini pertama kali dibentuk oleh president Barack Obama pada tahun 2013 lalu.

Ia mengatakan Partisipan terpilih dengan mengikuti beberapa tahap seleksi, dimulai dari seleksi administrasi secara online hingga seleksi interview.

"Sebelumnya saya aktif mengikuti update terbaru dari akun instagram @yseali_official untuk menunggu pembukaan seleksi dan juga unggahan dari alumni-alumni YSEALI. Saya memulai dengan menyiapkan segala persyaratan seperti kemampuan berbahasa Inggris, "personal statement", surat rekomendasi dan lain-lain," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (3/11/2019).

Baca: Jokowi Tenggat Kapolri Idham Azis Tuntaskan Kasus Penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan

Lalu, setelah proses administrasi, peserta harus menunggu hingga pengumuman peserta yang lolos ke tahap interview diumumkan.

"Waktu itu, saya mendapatkan email konfirmasi dari kedubes Amerika Serikat di Jakarta, sekitar di bulan Juni, bahwa saya lulus interview, kemudian memastikan jadwal yang pas ," ujarnya.

Ia mengatakan interviewnya sendiri melalui skype dan diwawancara oleh 4 orang, yaitu 3 orang Amerika dan 1 orang Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved