Ibu Rumah Tangga Rasakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Memberatkan
Dirinya sudah menjadi peserta BPJS sudah hampir 5 tahun dan menanggung 4 orang dengan mengambil kelas 3.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Ibu Rumah Tangga Rasakan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Memberatkan
PONTIANAK- Halimatus Sadiah satu diantara Ibu Rumah Tangga yang menjadi peserta BPJS kelas III yang tinggal di daerah Pal 5.
Saat ditemui usai keluar dari Kantor BPJS Kesehatan Pontianak, ia mengatakan bahwa kenaikan BPJS hampir 100 dirinya merasa agak keberatan karena bayarnya per orang.
"Kalau dari kelas 3 bayar Rp 25. 500 menjadi Rl 42 ribu masih bisa di bayar masih terjangkau ," ujarnya saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan, Jumat (1/1/2019).
Baca: Tanggapan Pengamat Ekonomi Untan Terkait Kenaikan Iuran BPJS
Baca: Iuran BPJS Tahun Depan Naik, PIC RS Kartika Husada: Kami Ikut Aturan Pemerintah
Ia mengatakan sebelum kenaikan iuran BPJS ia sudah mendapatkan sosialisasi terkait adanya kenaikan ini .
Dirinya sudah menjadi peserta BPJS sudah hampir 5 tahun dan menanggung 4 orang dengan mengambil kelas 3.
"Kalau sudah naik gini ikuti jak lah mau gimana pun susah pasti bakalan naik. Jadi ikuti jak lah aturannya ," ucapnya.
kenaikan kali ni ia rasa agak berat kecuali dari kantor atau perusahaan yang membayar sedangkan dirinya hanya ibu rumah tangga biasa dan suami bekerja sebagai Mekanik.
"Kalau kami kan mandiri tapi mau tidak mau lah karena perlu juga pakai BPJS," ucapnya.
Tapi sejauh ini ia mengaku merasa terbantu dengan adanya BPJS dan untuk pelayanan yang ia terima sejauh ini baik- baik saja.
"Sangat membantu waktu persalianan dua kali tidak ada masalah dan ketika sakit dan obat nya juga bagus.Harapan saya semoga kedepan jangan naik lagi cukup segini saja ," pungkasnya. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/antrian-warga-di-kantor-bpjs-cabang-pontianak-lahisd.jpg)