Citizen Reporter
Banjir di Dusun Senipahan Ganggu Aktivitas Warga
Pemda Sambas diharapkan dapat memberikan solusi untuk mengatasi banjir di dusun Senipahan, yang setiap tahun menjadi langganan banjir,
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Ketua Forum Perbatasan Kalbar, Abelnus
PONTIANAK - Akibat hujan dua pekan terakhir dan mengakibatkan banjir, aktivitas warga Dusun Senipahan, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas terganggu.
Menurut Sonata Pemuda Dusun Senipahan yang memiliki dua Rt yaitu Rt. 7 dan Rt. 8 serta Rw. 3 dengan jumlah Kepala Keluarga sekitar 132 kepala keluarga, sepanjang jalan penghubung dusun jalan Senipahan menuju jalan Kecamatan tersebut tergenang air.
Baca: Duta Pertanian Kalbar Ikuti Pertamina Eco Camp 2019, Arief Ungkap Hal Ini
Baca: Hasil Latihan Bebas Moto2 Malaysia di Sirkuit Sepang: Alex Marquez Kalahkan Luthi di FP1, FP2 & FP3
"Jadi masyarakat kebanyakan yang bekerja di perusahaan yang tiap hari harus melewati jalan penghubung dusun tersebut tidak dapat lewat," jelasnya, Sabtu (02/11/2019).
Akibat banjir, lanjut dia, masyarakat dusun Senipahan yang mayoritas mengantungkan hidupnya sebagai karyawan Perusahaan tidak bisa lewat untuk bekerja.
Selain masyarakat tidak dapat bekerja akibat banjir, terangnya, anak-anak juga tidak bisa masuk sekolah.
Lanjut Sonata, jalan penghubung dusun Senipahan tersebut, setiap hujan turun telah menjadi langanan banjir.
"Pemda Sambas diharapkan dapat memberikan solusi untuk mengatasi banjir di dusun Senipahan, yang setiap tahun menjadi langganan banjir," harapnya.
Ia pun mengungkapkan, besar harapan warga dusun Senipahan, adanya bantuan dari Pemda dan steakholders terkait dapat memberikan upaya nyata atas keluhan warga. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/banjir-sajinganbesar.jpg)