Terkait Gas 3 Kg Langka, Ini Tanggapan Pengamat Ekonomi Ali Nasrun

Kenapa, pertama jumlah tabung elpiji 3 kg ini tidak bisa semaunya pertamina menambah karena itu subsidi yang sudah dipatok pemerintah.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Pengamat Ekonomi Pontianak, Ali Nasrun 

“Karena apa, bagi pedagang, kalau ada orang mau beli, kenapa ditahan? Itu yang menjadi sulit bagi pemerintah, karena motivasi pedagang itu bukan urusan mereka membantu orang miskin, tapi dia berdagang,” timpalnya.

Dirinya juga mendukung pemerintah dan penegak hukum untuk menindak agen, pangkalan dan pengecer yang dengan sengaja menjual gas bersubsidi di atas HET (Harga Eceran Tertinggi).

Hal ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat mengenai lonjakan harga elpiji bersubsidi ketika sudah didistribusikan dari agen ke pangkalan dan pengecer.

“Hal ini harus ditindak, karena ini sudah tidak benar. Artinya masyarakat miskin tidak terbantu,” pungkas Ali Nasrun.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved