51 dari 671 Mahasiswa yang Diwisuda Raih Cumlaude, Rektor IKIP PGRI: Jangan Pernah Cepat Puas

Sehingga saat nanti terjun di masyarakat, itulah namanya perkuliahan yang sesungguhnya,

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SEPTI DWISABRINA
¬†Wisudawan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak. 

51 dari 671 Mahasiswa yang Diwisuda Raih Cumlaude, Rektor IKIP PGRI: Jangan Pernah Cepat Puas

KUBU RAYA -  Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Pontianak wisudakan 671 mahasiswa dari berbagai fakultas di The Q Hall Convention Center Qubu Resort, Kubu Raya, Kamis (31/10/2019).

Sebelum acara sakral ini dimulai, seluruh wisudawan diarahkan untuk menduduki tempat duduk yang telah disediakan sesuai dengan fakultas dan program studi (prodi). Serta ada satu barisan khusus di paling depan untuk wisudawan terbaik yang meraih predikat cumlaude.

Selanjutnya, para senat dan dewan penyantun memasuki tempat tersebut. Tak berapa lama, alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya mulai bergema di segala penjuru ruangan yang sangat besar itu.

Baca: Saat Ditanya di Mana, Nikita Mirzani Tiba-tiba Jawab Sekarang Ada di Neraka Bersama Elza Syarief

Baca: Dicari 10 Penyanyi Mandarin Berbakat, Audisi di Singkawang

Ruangan megah yang memanjang kebelakang itu, diisi oleh seluruh wisudawan serta tamu hadirin. Sementara keluarga dari wisudawan, duduk di tempat terpisah.

Rektor IKIP PGRI Pontianak, Rustam mengatakan wisudawan yang telah lulus harus terus menambah wawasan serta mengasah pengetahuan yang telah dimiliki.

"Selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan, ilmu yang didapatkan mahasiswa mungkin masih sedikit. Sehingga saat nanti terjun di masyarakat, itulah namanya perkuliahan yang sesungguhnya," ujar pria yang mengenakan busana berbalut toga itu.

Menurutnya, setelah memperoleh kelulusan, ia meminta kepada seluruh wisudawan untuk terus belajar dan dapat menjadi teladan bagi orang lain.

"Jangan pernah merasa puas, terus dan teruslah belajar. Kemudian tingkatkan akhlak, budi pekerti senantiasa bermanfaat bagi orang banyak," ungkapnya.

Menurutnya, di era digital saat ini, setiap orang harus mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi informasi secara bijak.

Halaman
12
Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved