Siti Musrikah Sebut Pemasaran Tenun Ikat Sintang Lebih Baik dari Tempat Lain
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Sintang, Siti Musrikah menyebut pemasaran kain tenun ikat Sintang
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Madrosid
Siti Musrikah Sebut Pemasaran Tenun Ikat Sintang Lebih Baik dari Tempat Lain
SINTANG - Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Sintang, Siti Musrikah menyebut pemasaran kain tenun ikat Sintang lebih baik dibandingkan dengan tempat lain.
Sebab, hasil tenun Sintang yang sudah jadi bisa langsung dijual ke koperasi tanpa harus menunggu pembeli datang ke penenun langsung.
“Kalau pemasaran, Sintang lebih baik dari tempat lain karena sudah diakomodir dalam koperasi, pemasaran lewat koperasi, penenun menjual ke koperasi,” ungkap Siti.
Siti memastikan, tidak ada kendala berarti dalam proses pemasaran hasil kerajinan tenun karena sudah terakomodir oleh Koperasi. Bahkan, para penenun semakin produktif membuat tenun.
Baca: FAKTA Unik Tenun Ikat Sintang, Jadi Objek Pemajuan Kebudayaan
Baca: Tenun Ikat Sintang Banyak Dapat Penghargaan, Sekda: Jangan Lengah, Kenalkan ke Generasi Muda
Baca: Buka Festival Tenun Ikat di Museum Kapuas Raya, Sekda: Sudah Beberapa Kali dapat Penghargaan
“Koperasi tidak menetukan waktu harus laku hari ini atau besok, tetapi ada yang mengayomi mereka. Tentunya penenun yang menjual hasil tenun tetap di beli. Mereka juga ada yang berinisiati meneruskan penjualan langsung ke ibu2 pengguna, ke kantor atau ke tujuan mereka masing-masing. Penenun di Sintang sangat produktif,” ujar Siti.
Menurut Siti, ada dua jenis pewarnaan kain tenun ikat Sintang: Kimia dan pewaran alam. Dipastikan Siti, meski berbeda pewarnaan, tenun tetap asli. Yang membedakan hanya jenis pewarnaan.
“Keduanya asli. Jadi kadang, kalau kimia dianggap tidak asli, itu asli cuma warna kimia. Alam menggunakan pohon, akar pohon daun, kulit tumbuhan, kalau pewarna kimia sudah tersedia. Kalau segi harga, yang murah pasti pewarna kimia. Karena porsesnya lebih instan dan lebih cepat,” beber Siti.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/siti-musrikah-kabid-kebudayaan.jpg)