Penemuan Mayat

Penemuan Mayat Pria di Kebun Jagung Gegerkan Warga Wajok

Saat tengah malam diakui oleh Kapolres, istri dari Ryu ini sempat tersadar dan mendapati suaminya juga belum kunjung pulang ke rumahnya.

Penemuan Mayat Pria di Kebun Jagung Gegerkan Warga Wajok
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Warga Wajok Hulu, Kecamatan Siantan dj hebohkan dengan penemuan mayat di Jl Sungai Pandan, Wajok Hulu, Minggu (27/10).  

Penemuan Mayat Pria di Kebun Jagung Gegerkan Warga Mempawah 

MEMPAWAH - Warga Wajok Hulu, Kecamatan Siantan dihebohkan dengan penemuan mayat di Jl Sungai Pandan, Wajok Hulu, Minggu (27/10/2019).

Menurut Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Rosita Mariana. 

"Adapun identitas mayat yang ditemukan tersebut bernama Ryu Madeli dan istrinya bernama Rosita Mariana, orang pertama kali yang menemukan. Mayat tersebut ditemukan di area kebun jagung tak jauh dari kediamannya," ujar AKBP Didik Dwi Santoso. 

Kapolres mengatakan berdasarkan pengakuan istrinya, suminya terdesebut memang telah meninggalkan rumah sejak sabtu malam. 

Baca: Borong 7 Medali Emas Jatim Open, Elsa Buka Peluang Lolos PON

Baca: Live Streaming Liverpool Vs Tottenham di Mola TV 22:30, Misi The Lilywhites Jungkalkan Liverpool ?

"Pada hari Sabtu, menjelang magrib, korban ini keluar rumah tanpa pamit kepada istrinya. Dan istrinya tidak heran apabila suaminya keluar rumah hingga larut malam dan mengetahui bibit tanaman lengkeng di rumah tidak ada sehingga menganggap suaminya pergi ke kebun," katanya.

Saat tengah malam diakui oleh Kapolres, istri dari Ryu ini sempat tersadar dan mendapati suaminya juga belum kunjung pulang ke rumahnya. 

"Pagi-pagi istrinya ini mencari ke sekitar belakang rumah, yaitu area persawahan dan kemudian menemukan suaminya sudah terbujur kaku diantara galangan tanah yang ditanami jagung. Melihat suami sudah meninggal dunia selanjutnya saksi langsung memberitahukan kepada tetangganya selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak kepolisian," ungkapnya.

Selanjutnya diakui Kapolres, Kapolsek Siantan beserta anggota mendatangi TKP dan Melakukan Olah TKP.

Pada saat di TKP Jenasah dalam posisi terlentang, sebagian badan dalam air, menggunakan sepatu boot, celana pendek hitam, topi hitam dan tidak menggunakan baju, di TKP di temukan parang, bibit tanaman kelengkeng yang  belum ditanam.

"Setelah itu anggota melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Jungkat untuk dilakukan Visum et Repertum. Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Reren Ramanda di Puskesmas Jungkat  adalah, tidak temukan bekas luka/tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dikarenakan adanya serangan jantung," pungkas Didik Dwi Santoso.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved