Operasi Zebra Kapuas Tahun 2019 Kabupaten Sanggau Dimulai, Pengendara Diminta Disiplin

Kapolres menjelaskan, perlu diketahui data kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2018 sejumlah 7 kejadian.

Operasi Zebra Kapuas Tahun 2019 Kabupaten Sanggau Dimulai, Pengendara Diminta Disiplin
TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi didampingi Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan saat melakukan pengecekan pasukan ketika apel gelar pasukan Operasi Zebra Kapuas 2019 dan apel konsolidasi berakhirnya Operasi Mantap Brata Kapuas 2019 di Halaman Mapolres Sanggau, Rabu (23/10/2019). 

Dengan jumlah tilang sebanyak 23.267 lembar dan teguran sebanyak 3.328 lembar.

Untuk menciptakan situasi Kamseltibcar Lantas, perlu dilakukan berbagai upaya yang salah satunya adalah memperdayakan seluruh stakeholder.

Oleh sebab itu, diperlukan koordinasi antar instsnsi pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcar Lantas.

"Mengingat UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan tidak bisa ditanggani sendiri oleh Polantas. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan solusi atas permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan, "ujarnya.

Dikatakanya, operasi zebra kapuas 2019 ini dilaksanakan sebagai cipta kondisi menjelang operasi lilin tahun 2019.

Adapun tujuanya adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.

"Kemudian memimimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatknya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas. Dan terwujudnya situasi Kamseltibcar lantas menjelang perayaan natal tahun baru 2020, "ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan beberapa penekanan untuk dilaksanakan selama operasi, diantaranya tingkatkan ketaqwaan terhadap tuhan yang maha esa, jaga keselamatan diri saudara-saudara dan orang lain selama menjalankan operasi, dan bertindaklah tegas namun tetap humanis terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan selama operasi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Anne Tria Seyfna menambahkan prioritas pelanggaran operasi zebra kapuas 2019 adalah pengendara sepeda motor yang tidak helm standar, melawan arus lalu lintas, menggunakan handphone saat berkendara.

"Kemudian, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol (Mabuk), melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah umur, tidak menggunakan safety belt, dan menggunakan lampu rotator/strobo, " ujarnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved