Problematik Bocah Ngemis Ganjal Pontianak Menuju Kota Layak Anak, DP2KBP3A Minta Diskusi Bersama

Untuk menuju kota layak anak, setidaknya harus 1.000 poin dikumpulkan dan saat ini Pontianak telah mengumpulkan 800 lebih poin.

Tayang:
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Seorang remaja mengamen di persimpangan lampu merah di Jalan Gusti Situt Mahmud, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/7/2018) sore. Perlu ada tindakan dari aparatur yang bertugas karena kini di sejumlah persimpangan lampu merah di Kota Pontianak mulai banyak pengamen hingga pengemis yang meminta-minta uang kepada pengendara. 

Sedangkan tahun ketiga, 2013 Pemkot Pontianak meraih KLA kategori Madya.

2014 kembali meraih kategori madya ke dua kalinya dan 2017 kembali meraih KLA kategori Madya ketiga.

"Ada 1.000 poin yang harus dipenuhi untuk menuju KLA. Saat ini sidah 800 poin yang dikumpulkan, saya yakin Pontianak bisa mencapai kategori Nindya dan kita terus berupaya untuk menuju Kota Layak Anak dengan penyediaan infrastruktur dan program anak," ucapnya dalam rakor yang dhadiri tim dari pemerintah pusat, camat, dan lurah se Kota Pontianak, di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (16/5/2019).

Ia menegaskan akan melakukan saran-saran yang telah diberikan oleh Tim Verifikator dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak guna menuju KLA. (oni)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved