Mahasiswa IAIN Pontianak Lakukan Ekspedisi Borneo Menuju Desa Mengkalang Jambu

Mahasiswa IAIN Pontianak yang tergabung dari antar fakultas melakukan Ekspedisi Borneo menuju desa Mengkalang Jambu (11/10/2019)

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Mahasiswa IAIN Pontianak saat Lakukan Ekspedisi borneo di Desa Mengkalang Jambu. 

Mahasiswa IAIN Pontianak Lakukan Ekspedisi Borneo Menuju Desa Mengkalang Jambu

PONTIANAK - Mahasiswa IAIN Pontianak yang tergabung dari antar fakultas melakukan Ekspedisi Borneo menuju desa Mengkalang Jambu (11/10/2019)

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari diselenggarakan oleh LP2M IAIN Pontianak dan bertujuan untuk Meneliti keadaan Masyarakat setempat.

Kardilah, satu diantara mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut sangat senang dan mengapresiasi agenda tersebut.

"Saya sangat senang bisa berpartisipasi pada kegiatan kali ini, dimana kami dapat berbaur serta menjadi Moral force secara langsung dari pada masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Baca: DJBC Kalbar Beri Informasi Pada Mahasiswa Terkait Pengenalan Aturan Bea Cukai

Baca: Dosen dan Mahasiswa Untan Ajarkan Bahasa Mandarin kepada Anak-Anak Kampung Beting

Kardilah pun mengungkapkan bahwa masyarakat setempat sangat menghargai dan dapat menjalin hubungan antar masyarakat dengan sangat harmonis.

"Selama 2 hari kami disana, memang masyarakat setempat itu sangat harmonis kepada kami dan mereka pun ramah-ramah sedari kami disini sampai sekembalinya kami ke Pontianak lagi," ujarnya.

Kepala Desa Mengkalang Jambu juga mengungkapkan bahwa desa mempunyai program untuk memajukan observasi ekowisata alam di aliran sungai.

Hingga saat ini yang dulunya susah untuk mencari ikan, udang dan kepiting serta hewan lainnya saat ini bisa didapatkan dengan mudah.

Namun ada beberapa hal yang dilarang dan itu sudah disepakati bersama masyarakat yaitu tidak boleh meracun dan menjala disungai penangkapan hanya bisa dilakukan dengan memancing saja.

Kardilah pun mengagumi kebijakan yang dibuat oleh masyarakat desa mengkalang jambu terkait peraturan tersebut.

"Saya sangat kagum karena tidak semua masyarakat menyadari pentingnya menjaga perkembangbiakan hewan disungai dan ini semua akan berdampak baik kedepannya untuk masyarakat jika bukan kita maka siapa lagi," ujarnya.

Ia pun mengatakan bahwa desa Mengkalang Jambu bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

"Desa Mengkalang Jambu bisa menjadi salah satu contoh bagi desa lainnya untuk menjaga alam ini," pungkasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved