DJBC Kalbar Beri Informasi Pada Mahasiswa Terkait Pengenalan Aturan Bea Cukai

Kegiatan ini untuk pengenenalan segala aturan terkait bea cukai kepada para anak milenial supaya tau aturan yang sebelumnya yang tidak diketahui.

DJBC Kalbar Beri Informasi Pada Mahasiswa Terkait Pengenalan Aturan Bea Cukai
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Foto bersama pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat dan KPPBC TMP B Pontianak menggelar acara Costums Goes To Campus di Kampus Polnep, Rabu (16/10/2019). 

DJBC Kalbar Beri Informasi Pada Mahasiswa Terkait Pengenalan Aturan Bea Cukai

PONTIANAK- Direktorat Jenderal Kantor Wilayah Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat dan KPPBC TMP B Pontianak menggelar acara Costums Goes To Campus Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) untuk memberikan informasi terkait Bea dan Cukai.

Acara kali ini mengangkat tema Travelling Nyaman Belanjaan Aman yang di hadiri oleh puluhan mahasiswa Jurusan Akuntansi Polnep di Aula Gedung Akuntansi Polnep, Rabu (16/10/2019).

Kabid Fasilitas Kapabeanan Kanwil Ditjen Bea Cukai Kalbagbar, Johansyah mengatakan kegiatan ini untuk pengenenalan segala aturan terkait bea cukai kepada para anak milenial supaya tau aturan yang sebelumnya yang tidak di ketahui oleh para mahasiswa.

Baca: Polnep Apresiasi Costums Goes To Campus Berikan Informasi Terkait Bea dan Cukai

Baca: Tetap Mawas Diri, Bea dan Cukai Kian Dipercayai Masyarakat

"Kita sosialisasiakan terutama kepada anak milenial yang suka jalan ke luar negeri agar mereka tau barang yang bisa di bawa dan di laporkan dan ketika sedang melakukan perjalanan tidak bermasalah," ujarnya.

Selain di kampus Direktorat Jenderal Kantor Wilayah Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Barat juga akan mengadakan festival di perbatasan bersama anak sekolah di sana.

"Supaya mereka di perbatasan juga tau barang apa saja yang bisa di bawa agar tidak bermasalah. Hal ini kita lakukan juga untuk mnejaga perekonomian dalam negeri supaya tidak anjlok," ujarnya.

Jadi tujuan utama kegiatan ini adalah sosialisasi dan mereka yang tidak mengerti bisa bertanya dan mungkin mengakses melalui web bea cukai agar tidak tertipu oleh oknum yang mengatas namakan bea cukai .

"Sekarang lagi ngetren jasa titipan barang (Jastip) seperti membawa Iphone 11, tas branded dan lainnya. Mereka biasanya menyuruh teman membawanya supaya tidak membayar pajak. Sekarang terus kita lakukan monitor untuk menangkap agar mereka membayar pajak," ujarnya.

Ia mengatakan jika tidak melapor kan sanksinya barang nya akan ditahan sampai diberikan pembayar.

Ia mengatakan untuk di Kalbar ada beberapa kasus yang tidak sesuai prosedur pengirimannya seperti jastip. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved