Dukung Penertiban Aset Oleh Pemprov Kalbar, Suib: Tindak Tegas Yang Ngotot

Ketika masa tugas selesai tidak mau menyerahkan ambil saja. Ketika mereka ngotot kerjasama saja dengan aparat hukum,

Dukung Penertiban Aset Oleh Pemprov Kalbar, Suib: Tindak Tegas Yang Ngotot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Anggota DPRD Kalbar, Suib 

Dukung Penertiban Aset Oleh Pemprov Kalbar, Suib: Tindak Tegas Yang Ngotot

PONTIANAK - Langkah tegas Pemprov Kalbar dalam menertibkan aset-aset yang dikuasi oleh mantan pejabat maupun masyarakat disambut baik oleh Anggota DPRD Provinsi Kalbar.

Politisi Hanura, Suib memberikan apresiasi atas ketegasan yang dilakukan ini. Seban menurutnya aset daerah  notabenenya juga aset masyarakat maka harus diselamatkan jangan sampai dikuasi orang tertentu.

Baca: Kronologi Oknum Kepala Sekolah Cabuli 11 Murid Laki-laki, Modus Ijazah dan Nafsu Liar di Ruang Kerja

Baca: Darul Faizin Tundukan Wakil Sintang di LSN Region Kalimantan


"Sebagai bentuk tanggung jawab, bukan masalah kalau aset yang ada disita,  kita dorong semua dan haris diinventarisir aset aset yang terindikasi dikuasai oleh oknum-oknum tertentu tersebut harus di periksa dan diambil alih pemerintah," ucap Suib, Rabu (16/10/2019).

Penertiban aset ditegaskannya mmemang  tanggungjawab Pemerintah Provinsi, nantinya ketika memberikan laporan kepada pihak legislatif ini semua harus di pertanggung jawabkan.

Rumah Dinas milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, di Jalan Sungai Raya Dalam, Gg Raya 1, Kubu Raya, Rabu (16/10/2019). Aset pemprov Kalbar berupa rumah dinas ini diamankan pemprov Kalbar karena masih dikuasai pejabat yang sudah pensiun.
Rumah Dinas milik Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, di Jalan Sungai Raya Dalam, Gg Raya 1, Kubu Raya, Rabu (16/10/2019). Aset pemprov Kalbar berupa rumah dinas ini diamankan pemprov Kalbar karena masih dikuasai pejabat yang sudah pensiun.

Kedepannya ia berharap pemerintah daerah lebih selektif lagi ketika masa tugas sudah selesai, ketika para pejabatnya masih menguasai aset yang ada maka harus tegas untuk dikembalikan jangan sampai berlarut-larut.

"Kita dukung penertiban aset, kalau mereka masih berspekulasi dan ngotot maka kerjasama saja dengan pihak penegak hukum untuk mengambilnya, ini bentuk tanggung jawab," ujar Suib.

Ia mengingatkan jangan sampai kedepan hal serupa terulang lagi, dimana banyak aset Pemprov Kalbar yang dikuasi oleh mantan pejabat.

"Ketika masa tugas selesai tidak mau menyerahkan ambil saja. Ketika mereka ngotot kerjasama saja dengan aparat hukum," pungkas Suib.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved