Warga Merasa Terbantu dengan Adanya SLRT Kota Pontianak

Kita kesini mau melaporkan dan meminta bedah rumah, dapur rumah udah terendap, mau mijaknye takut

Warga Merasa Terbantu dengan Adanya SLRT Kota Pontianak
ANTARA KOTA/ FANNY OCTAVIANUS
Warga saat nunjukkan kartu KIS 

Warga Merasa Terbantu dengan Adanya SLRT Kota Pontianak

PONTIANAK - Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hadir di Kantor Dinas Sosial Kota Pontianak tampak bahagia setelah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Selain mendapatkan bantuan langsung, mereka juga mencoba dan menyaksikan langsung bagaimana caranya melaporkan persoalan pada counter Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) yang dilaunching pada hari yang sama.

Satu diantara warga langsung melaporkan kondisi rumahnya untuk mendapatkan bedah rumah. Ia adalah Wali (70) datang untuk mengurus administrasi dan meminta bantuan bedah rumah.

Baca: Raih Akreditasi Paripurna, Ini Penjelasan dari Puskesmas Putussibau Utara

Baca: FOTO: Maktab Pertahanan Angkatan Tentera Malaysia Berkunjung Ke Kantor Gubernur Kalbar

Wali merupakan warga Gang Angket, Kelurahan Tanjung Hilir  Kecamatan Pontianak Timur,  saat diwawancarai awak media, Wali menyampaikan  adanya sistem ini  mempermudah layanan kepada masyarakat.

"Kita kesini mau melaporkan dan meminta bedah rumah, dapur rumah udah terendap, mau mijaknye  takut," ucapnya Wali pada awak media setelah melaporkan pada counter SLRT.

Ia mengaku saat ini tinggal bersama suami yang sudah tidak lagi bekerja karena sudah lanjut usia. Suaminya dulu bekerja sebagai tukang namun sejak tujuh tahun terakhir sudah tidak mampu bekerja lagi.

Lanjut disampaikannya Wali, selama ini dirinya hanya mengandalkan bantuan dari menantu yang bekerja sebagai buruh cuci.

Baca: Raih Akreditasi Paripurna, Ini Penjelasan dari Puskesmas Putussibau Utara

Baca: FOTO: Maktab Pertahanan Angkatan Tentera Malaysia Berkunjung Ke Kantor Gubernur Kalbar

Ia berharap bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, Wali dan suami tak mampu bekerja lagi.

Beberapa waktu lalu, ia pernah mendapatkan bantuan beras dari pemerintah namun akhir-akhir ini tidak lagi mendapatkan bantuan.

Penerima manfaat lainnya, Rena (43) mengucapkan terima kasih pada pemerintah karena memberikan bantuan pada dirinya. Ia mendapatkan PKH dari pemerintah dan sangat membantu keluarga, karena suaminya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas yang pendapatannya tak menentu.

Ia juga bersyukur mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sehingga tidak terbebani ketika mau berobat kala sakit.

"Alhamdulillah saya dapat KIS juga dan semua anggota keluarga dapat," ucap Rena.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved