VIDEO: Warkop Aming, Selalu Ramai Pengunjung
Bagi kalian yang ingin menyeduh kopi Aming ini sendiri, kalian bisa membeli kopi bubuknya saja Sobat.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Jamadin
Warkop Aming, Selalu Ramai Pengunjung
PONTIANAK- Siang-siang gini lagi pada ngapain? ngopi yuk sobat! Tribun ada rekomendasi tempat nongki-nongki seru dan yang pasti punya nilai sejarahnya lo.
Nah kali ini, Tribun bakal ngajak kalian ke Aming Coffee yang telah melegenda hingga ke luar pulau Kalimantan itu.
Kalian harus tau ni, kalau Aming Coffee bahkan sudah memiliki cabang hingga ke Jakarta, Bogor dan Solo.
Aming Coffee atau Warung Kopi (Warkop) Aming ini, berada di Jl. H. Abbas Pontianak. Dan untuk sampai ke Warkop Aming, kalian bisa ikutin rute yang bakalan Tribun jelasin dengan sepenuh hati ini lho hehe.
Baca: VIDEO DRONE: Antrean Truk Gunakan Penyeberangan Feri
Baca: Choirussaib: peran Orangtua Penting dalam Pendidikan
Tribun bakal ngajak kalian untuk bisa sampai ke Warkop Aming dengan menjadikan persimpangan Jl. Gajah Mada yang terkenal dengan Coffee Street nya, sebagai patokan awal perjalanan kalian. Nah, kalian harus nemuin dulu ni tulisan GM Coffee Street yang berada di persimpangan antara Jl. Gajah Mada, Jl. Pattimura dan Jl. Diponegoro.
Jika kalian sudah menemukan tulisan GM Coffee Street, kalian bisa lurus saja memasuki Jl. Gajah Mada, dan sekitar 500 km kalian akan menemukan Jl. Setia Budi. Nih Sobat, Jl. Setia Budi ini berada di sebrang Indomaret Gajah Mada 70 ya.
Setelah menemukan Jl. Setia Budi, baru deh kalian belok ke kiri. Setelah menyusuri sekitar 200 km kalian akan menemukan persimpangan dan pilihlah jalan sebelah kanan, yaitu Jl. H. Abbas. Setelah masuk ke Jl. H. Abbas kalian akan melihat plang nama berwana kuning pekat bertuliskan "Aming Coffee Tradisi Sejak 1970". Nah itu artinya, kalian sudah sampai di Warkop Aming.
Saran saja ni Sobat, jika mau menikmati kopi Aming, disarankan kalian tidak datang di jam makan siang hingga sore ya. Karena di jam tersebut akan dipenuhi oleh anak muda yang menghabiskan waktu untuk kongkow asik bersama orang terdekat dengan menyeruput nikmatnya Kopi Aming.
Bahkan ni Sobat, tak jarang kalian melihat orang yang tidak saling mengenal untuk duduk bersama, mereka datang hanya semata-mata untuk menikmati segelas kopi tanpa peduli dengan siapa mereka duduk.
Sobat perlu tau ni, jika warkop ini berdiri tahun 2002, namun kopi bubuknya telah dijual sejak tahun 1970. Ketika masuk ke Warkop Aming, kalian akan melihat meja pramusaji yang di depannya lengkap dengan segala aksesoris penyeduh kopi.
Mulai dari teko-teko alumunium yang berukuran tinggi, cangkir, toples-toples kopi dan yang lainnya.
Lalu di sisi kirinya akan terlihat meja-meja dan kursi yang tersusun acak menyesuaikan jumlah orang yang berada di meja tersebut hingga ke dalam ruko.
Di warkop ini setidaknya menyediakan 100 kursi yang selalu dipenuhi pengunjung.
Warkop Aming tak pernah sepi pengunjung barang satu hari pun. Setiap harinya, warkop yang terkenal dikalangan anak muda ini, mulai mengepulkan uap kopinya pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Kalian juga bisa dengan bebas menggunakan WiFi dari warkop ini.
Bahkan ni Sobat, warkop Aming ini memiliki dua bangunan secara bersebrangan dan satu bangunan khusus tempat parkirnya saja.
Baca: Lintas Komunitas, Jurnalis, dan Pegiat Literasi Gelar Seratoes-248 Oktober Moment, Ini Kegiatannya
Meskipun telah memiliki dua bangunan terpisah, warkop ini tetap masih kekurangan kursi di jam-jam tertentu lho Sobat, saking ramainya antusias pengunjung.
Kopi Aming menggunakan kopi jenis robusta yang telah diracik secara turun-temurun sejak tahun 1970 hingga saat ini, itulah yang membuat kopi Aming begitu legendaris. Aming Coffee menggunakan Teknik Hainan dalam menyeduh kopi yang akan disajikannya kepada pelanggan.
Menurut Karyawan Warkop Aming, Ayu menyebutkan menu favorit di warkop ini ialah Kopi Saring, Kopi Susu dan Kopi Susu Es dalam kemasan cup.
"Yang paling diminati itu ya Kopi Susu cup," ujarnya saat ditanyai Tribun di sela waktu kerjanya. Ia juga menuturkan, dalam sehari warkop ini mampu menjual sekitar 500 cup kopi.
Kopi Aming memiliki rasa yang asam yang cukup, dengan perpanduan pahit dan manis yang juga ikut tercampur dalam kenikmatan kopi.
Satu gelas Kopi dijual dengan harga Rp 6-7 ribu, Kopi Susu dibandrol dengan harga Rp 9-10 ribu. Harga yang murah bukan Sobat untuk nongki seru bareng teman.
Selain kopinya yang terkenal itu, Aming Coffee juga menyediakan camilan yang pas bila dimakan bersama dengan kopi, apalagi kalau bukan Roti Serikaya Soft Roll Bun. Nah Sobat Tribun, katanya roti ini hanya ada di Aming Coffee lho. Roti ini dibandrol dengan harga Rp 6 ribu per buahnya.
Serikaya Soft Roll Bun merupakan roti lembut tawar yang diisi dengan selai Serikaya di dalamnya.
Berdasarkan keterangan Ayu, roti dan selai Serikaya dibuat sendiri oleh Aming Coffee, jadi kalian tidak perlu meragukan lagi cita rasanya.
Roti yang lembut dipadukan dengan selai Serikaya yang tidak terlalu manis, manjadikan menu ini tidak cepat membuat "eneg" malah sebaliknya, roti ini akan membuat kalian ketagihan lho.
Ada banyak pilihan menu di Aming Coffee ini, kalian tinggal menyesuaikan saja dengan selera. Mulai dari minuman beraneka jenis, seperti kopi, susu, coklat, teh dan minuman segar lainnya. Dan untuk pilihan makanan, tersedia aneka makanan berat hingga ringan.
Nah, kalian tinggal sesuaikan saja dengan selera kalian, dan jangan takut dompet kalian terkuras, pasalnya harga-harga yang dipatok oleh Aming Coffee sangat cocok di kantong.
Bagi kalian yang ingin menyeduh kopi Aming ini sendiri, kalian bisa membeli kopi bubuknya saja Sobat.
Kopi bubuknya dijual dalam beberapa kemasan mulai dari 100 gram sampai 1 kilogram. Dan harganya juga bersahabat lho Sobat, untuk kemasan 100 gram, kalian tidak sampai mengeluarkan uang Rp 10 ribu. Selain itu, kopi Aming ini cocok menjadi buah tangan kalian juga lho.
Di Pontianak sendiri, Aming Coffee dapat kalian temukan di Jl. H. Abbas, Jl. Ilham, Transmart Kubu Raya dan Bandara Internasional Supadio.
Dan untuk area Singkawang dapat itu, kalian temui di Singkawang Grand Mall.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak