TRIBUNWIKI
Sejarah dan Fakta Dream Catcher, Si Penangkap Mimpi Buruk
Dahulu kala beberapa suku asli Amerika seperti Suku Ojibwe, mempercayai jika Dream Catcher merupakan wujud dari perlindungan sang Dewi
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Tri Pandito Wibowo
Dream cacher dibuat dari barang-barang suci yang penting , seperti ranting, dan bulu yang ditenun oleh orang Ojibwe sejak zaman kuno.
Baca: Film SIN Diangkat Dari Novel Terlaris Karya Faradita Tayang Hari Ini, Berikut Sinopsisnya
Bulu-bulu yang ada pada penangkap mimpi tersebut, diyakini sebagai jalannya mimpi indah menuju kita. Gerakan sedikit bulu menunjukkan berlalunya lagi mimpi indah.
Sedangkan mimpi buruk kebingunungan menemukan jalan mereka dan terjebak disana hingga matahari terbit dan menguap seperti embun pagi.
Oleh karena itu, dream catcher tidak hanya berguna untuk tidur saja, namun lebih merupakan totem atau jimat yang dipercaya oleh sementara orang bisa memusatkan energi baik dan menghilangkan energi negatif.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dream-catcher-hasil-karya-gunanti.jpg)