Banyak Pasutri Baru Belum Dapatkan Buku Nikah, Ini Alasannya

Sejak tiga bulan terakhir di Kabupaten Ketapang banyak terdapat pasangan pengantin baru tanpa Buku Nikah (BN).

Banyak Pasutri Baru Belum Dapatkan Buku Nikah, Ini Alasannya
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Undangan Pernikahan Ammar Zoni & Irish Bella Beredar, Nama Asli 'Belibet' Irish Jadi Sorotan Netizen 

Banyak Pasutri Baru Belum Dapatkan Buku Nikah, Ini Alasannya

KETAPANG - Sejak tiga bulan terakhir di Kabupaten Ketapang banyak terdapat pasangan pengantin baru tanpa Buku Nikah (BN).

Untuk di Kecamatan Delta Pawan saja data dari KUA, menyebutkan 108 Pasutri baru menikah belum mendapatkan BN.

Hal tersebut terjadi lantaran Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) kehabisan stok BN.

Kepala Kantor Kemenag Ketapang, H. Ikhwan Pohan membenarkan jika hingga kini di Ketapang memang banyak terdapat pasangan sudah menikah, namun belum memiliki BN.

Menurut Pohan, tidak diperolehnya buku tersebut bukan berarti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan tidak mengeluarkan bukunya, atau pelayanan Kemenag kurang baik, akan tetapi diakibatkan stok BN untuk Kabupaten Ketapang memang habis.

Baca: 108 Pasutri di Delta Pawan Belum Miliki Buku Nikah, Sementara Diberikan Surat Keterangan Nikah

Baca: Foto Diduga untuk Buku Nikah Roger Danuarta dan Cut Meyriska Jadi Sorotan, Keduanya Kenakan Topeng

Baca: Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu, 30 Pasangan Suami Istri di Mempawah Diberi Buku Nikah Baru

"Jumlah pasti pasangan belum memiliki buku nikah saya belum mengetahui, tapi cukup banyak. Penyebabnya memang di Kemenag kehabisan persediaan bukunya," kata Pohan saat dikonfirmasi, Rabu (09/10/2019) di kantornya.

Mengatasi masih banyaknya pasangan pengantin belum mendapat buku nikah, Ikhwan mengaku jika pihaknya sudah mengusulkan kekurangan itu ke Kantor Kementrian Agama Wilayah Kalbar.

"Kita sudah mengusulkan ke Kanwil. Informasinya buku itu sudah dikirim dari Jakarta ke Kanwil Kalbar berjumlah 2.000 lebih. Semoga Ketapang bisa mendapat kuota lebih banyak," ungkapnya.

"Sebelumnya, pada13 September 2019 lalu Kemenag Ketapang sudah mendapat 250 buku nikah dari Kanwil, namun masih belum bisa memenuhi kekurangan secara keseluruhan," lanjutnya.

Ia menambahkan, bagi pasangan pengantin yang belum mendapat BN, KUA bisa mengeluarkan surat keterangan jika yang bersangkutan memerlukannya sambil menunggu buku resminya keluar.

"Kejadian kekurangan buku seperti saat ini, terbilang jarang terjadi. Tapi yang jelas kita tetap berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik dan secepat mungkin," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved