SDN 03 Pontianak Selatan Gelar Geladi Bersih Saprahan, Ajarkan Siswa Lestarikan Budaya Daerah

agenda Saprahan rencananya diikuti seluruh siswa dari kelas satu hingga kelas enam di SDN 03 Pontianak Selatan yang berjumlah 777 orang

SDN 03 Pontianak Selatan Gelar Geladi Bersih Saprahan, Ajarkan Siswa Lestarikan Budaya Daerah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NI MADE GUNARSIH
Kegiatan gladi bersih saprahan SDN 03 Pontianak Selatan , Jumat (04/10/2019) 

SDN 03 Pontianak Selatan Gelar Gladi Bersih Saprahan, Ajarkan Siswa Lestarikan Budaya Daerah

PONTIANAK - SDN 03 Pontianak Selatan  menggelar gladi bersih saprahan siswa.

Bertempat di halaman sekolah, agenda ini dilangsungkan pada Jumat (04/10/2019) sekitar 07.30 WIB pagi.  

Nantinya, agenda Saprahan rencananya diikuti seluruh siswa dari kelas satu hingga kelas enam di SDN 03 Pontianak Selatan yang berjumlah 777 orang. 

Gladi bersih saprahan dilakukan untuk menentukan kecukupan ruang terbuka sekolah dalam menampung peserta yaitu siswa dan orang tua siswa, serta Wali Kota Pontianak yang turut diundang dalam agenda saprahan nanti. 

Selain itu sekolah juga harus menentukan jumlah tenda yang akan dipakai pada acara saprahan.  

Baca: Tim Penilai Sekolah Sehat Pemkot Pontianak Sambangi SDN 03 Pontianak Selatan, Tinjau Kinerja Sekolah

Baca: Kepala SDN 03 Pontianak Bersyukur Atas Perhatian Pemkot Pontianak

Untuk kesediaan makanan saprahan akan disediakan oleh pihak orangtua siswa sedangkan sekolah hanya menyediakan fasilitas ruangan dan memberikan ide kepada orangtua.  

Slamet selaku kepala sekolah mengatakan, peran orangtua siswa yang membuat perencanaan secara matang dan berkoordinasi dengan pihak sekolah.  

"Kami dari sekolah membuat rencana saprahan berkoordinasi dengan orangtua siswa serta alumni. Respon orangtua sangat baik,  bahkan untuk makanan saprahan orangtua siswa yang sediakan"ungkapnya.  

Baca: Edi Rusdi Kamtono Akan Tata SDN 03 Pontianak, Wujudkan Sekolah Eco Green

Baca: Murid SDN 03 Pontianak Ingin Toilet Terpisah Antara Puteri dan Putera

Kegiatan saprahan ini sebagai upaya mengajarkan kepada siswa agar tetap melestarikan kebudayaan daerah ini. 

Untuk tanggal pasti saprahan masih menunggu konfirmasi dari pihak Walikota Pontianak yang diundang karena tidak ingin mengulang kejadian tahun lalu, dimana para tamu dari pihak Pemkot tidak bisa hadir karena bentrok dengan kegiatan perayaan ulang tahun kota Pontianak.  

Sekolah juga berencana melakukan tari jepin massal bersama siswa sebelum melakukan saprahan. (Mg1)

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved