Edi Rusdi Kamtono Akan Tata SDN 03 Pontianak, Wujudkan Sekolah Eco Green

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono akan melakukan penataan terhadap bangunan SDN 03 Jln Sulawesi Pontianak Selatan.

Edi Rusdi Kamtono Akan Tata SDN 03 Pontianak, Wujudkan Sekolah Eco Green
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Konferensi pers implementasi BBM non tunai yang oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan Perwakilan Pertamina di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (21/8/2019). Hal ini untuk mendukung salah satu agenda prioritas Kota Pontianak yaitu mewujudkan Pontianak Smart City, beberapa waktu yang lalu telah diluncurkan Program “Pontianak Go Cashless”. 

Edi Rusdi Kamtono Akan Tata SDN 03 Pontianak, Wujudkan Sekolah Eco Green

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono akan melakukan penataan terhadap bangunan SDN 03 Jln Sulawesi Pontianak Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikanya pasca meninjau seluruh bangunan SDN 03 Jalan Sulawesi Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (29/8/2019) siang.

Sebelumnya SDN 03 Pontianak Selatan sempat menjadi headline Harian Tribun Pontianak yang mengulas kondisi toilet sekolah yang dinilai tidak representatif

"Untuk sementara ini kita renovasi dulu toiletnya semaksimal mungkin. Kloset yang rusak akan diganti baru, keramiknya maupun kran airnya kita ganti termasuk pengolahan air limbahnya," ujar Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono.

Ia menerangkan kondisi toilet dan gedung sekolah yang berdiri sejak tahun 1970-an sudah layak mendapatkan perhatian dengan pembangunan gedung sekolah yang lebih representatif.

Baca: Sekolah Ludes Akibat Harhutla, Orangtua Terpaksa Sekolahkan Anak di SDN 19

Baca: Dinkes PPKB Kabupaten Mempawah Ungkap 77 Kasus Gizi Buruk, Satu Anak Dirujuk ke RSUD DR Rubini

Baca: Sekda Ismail Minta Kedepan ASN di Pemerintah Kabupaten Mempawah Harus Profesional

Pada tahap awal Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan segera merehab toilet SDN 03 yang kondisinya sudah tidak layak.

Pihaknya juga akan memperbanyak wastafel di beberapa titik untuk mencuci tangan sehingga siswa terbiasa mencuci tangan dengan sabun sebagai edukasi hidup sehat.

Tak hanya itu, Edi menegaskan setelah melihat langsung seluruh seluk beluk bangunan sekolah secara keseluruhan menurutnya sudah selayaknya ditata ulang

Lokasi sekolah yang strategis yang berada di jantung kota dan daerah pendidikan, selain itu Banyak lahan terbuka di lingkungan sekolah yang bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga sekolah tersebut betul-betul layak.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved