BKKBN Berikan Layanan KB Mengatur Jarak Kelahiran Guna Membangun SDM Berkualitas

Pelayanan keluarga berencana adalah salah satu bentuk upaya pengaturan kelahiran dalam rangka mengatur jarak kelahiran anak.

BKKBN Berikan Layanan KB Mengatur Jarak Kelahiran Guna Membangun SDM Berkualitas
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana saat diwawancarai di Desa Semanget, Entikong Kabupaten Sanggau, Minggu (29/9/2019). 

BKKBN Berikan Layanan KB Mengatur Jarak Kelahiran Guna Membangun SDM Berkualitas

PONTIANAK - BKKBN Kalbar mengambil bagian dari acara Bhakti Sosial dalam rangka memperingati HUT TNI ke 74 dengan pelaksanaan pengobatan gratis dan pelayanan KB.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana menjelaskan pelayanan keluarga berencana adalah salah satu bentuk upaya pengaturan kelahiran dalam rangka mengatur jarak kelahiran anak.

Itu sebagai upaya menjaga kesehatan ibu dan anak, karena saat ini tema dipemerintahan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada periode kedua adalah membuat dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca: HUT ke 74 TNI, BKKBN Ikut Berpartisipasi dengan Berikan Layanan KB Pada Masyarakat Entikong

Baca: Dinas P3AP2KB Sambas Laksanakan Kampanye Three Ends

"Untuk mewujudkan itu harus dimulai sejak 1000 hari kelahiran pertama atau kehidupan," ucap Kusmana saat diwawancarai di Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (29/9/2019).

Lanjut disampaikannya 1000 hari kehidupan itu dimulai sejak hamil, bahkan sebetulnya BKKBN juga konsen pada remaja putri dengan melakukan kegiatan yang dikenal Salam Genre.

"Program Generasi Berencana, karena itu upaya diawal agar kedepan remaja ini menjadi ibu yang sehat, ibu yang baik, bisa menyusui dengan baik dan bisa merawat anak dengan baik," tambahnya.

Kegiatan ini dimulai dari kampung-kampung keluarga berencana, kenapa itu lakukan dari sana.

Alasannya adalah, masyarakat berada dititik sana yang perlu di ayomi dan dimulai dari daerah perbatasan, terpercil dan terjauh

"Momentum hari ulang tahun TNI ke 74 ini, kita bergandengan tangan dalam memberikan layanan pada masyarakat," tegasny..

Saat ini BKKBN Kalbar telah membentuk 335 Kampung KB dan tersebar diseluruh Kalbar.

"Kita juga mengarahkan Kampung KB ini pada desa mandiri sesuai dengan cita-cita dan program Gubernur Kalbar, Sutarmidji," ujarnya

Suatu saat dengan kebijakan kepala daerah, maka didorong bersama untuk membangun Kampung KB dalam membangun Indonesia maju dan Indonesia sehat. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved