6 Tahun Dirikan Usaha X9 Men's Fashion
Tren wirausaha bagi seorang wanita memang sah-sah saja. Namun, akan banyak tantangan baru yang sering dihadapi seorang wanita
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
6 Tahun Dirikan Usaha X9 Men's Fashion
PONTIANAK - Tren wirausaha bagi seorang wanita memang sah-sah saja. Namun, akan banyak tantangan baru yang sering dihadapi seorang wanita dalam menjalaninya.
Seperti sosok wanita satu ini, akrab dipanggil Nana, wanita berdarah Tionghoa ini sudah bergelut menjadi seorang wirausaha sejak masih remaja.
Ia terinspirasi dari sosok abangnya yang mulai membuka toko baju Sejak 10 tahun silam. Wajar saja, hingga kini ibu satu anak ini juga membuka toko baju lelaki yang dinamakan X9 Men's Fashion yang berada di jalan Gajahmada.
Nana merupakan owner X9 yang sudah berkiprah selama enam tahun di Kota Pontianak. Dalam usahanya, ia juga selalu mengikuti berbagi trend fashion lelaki, sehingga ketertarikan itu ia jadikan modal awal untuk membuka usaha toko fashion, yang banyak diminati oleh kaum Adam tersebut.
Ketika ditemui Tribun Pontianak, Nana mengaku banyak sekali kesempatan usaha yang bisa dikembangkan di Kota Pontianak, tentunya dalam hal fashion.
Baca: WWF Gelar Workshop Best Management Practices, Pelaku Usaha Sepakat Lindungi Bekantan Kubu Raya
Baca: Pelaku Usaha Sepakat Lindungi Habitat Bekantan di Lanskap Kubu
Baca: Pelindung Dermaga Feri Penyebarangan Roboh, Manto: Pihak Perusahaan Siap Tanggungjawab
Ia menjadi satu diantara wanita yang gemar melihat barang dan trendy pakaian khususnya pakaian lelaki.
Mengapa memilih baju lelaki, ternyata ada alasannya. Ia melihat, peluang baju lelaki ternyata lebih mudah dan simple. Produk yang ia tawarkan juga tidak sembarang.
Terutama dalam hal bahan. Ia memperhatikan bagaimana bentuk yang trendy, eye cathing, casual dan juga motif yang jarang dipakai oleh anak-anak muda lain.
"Saya sering perhatikan pakaian lelaki, apalagi suami saya sendiri, maka saya dropsir barang-barang disini itu campuran, seperti barang Indonesia dan juga barang luar," ucapnya.
Selain itu, harga yang ia tawarkan juga sesuai standar. Mulai 70-an ribu hingga 300 ribuan juga ada. Apalagi celana-celana lelaki dan juga kualitas kaos yang kainnya lembut.
"Bisa dipastikan kualitas kita juga sesuai harga, yang murah tidak murahan dan harga yang diatas seratusan juga sesuai dengan bahannya," tambah Nana.
Selain itu juga, para pembeli juga banyak berasal dari para pekerja instansi yang memang membutuhkan baju import dengan kualitas bagus, serta masyarakat umum dan mahasiswa yang mencari jenis kemeja ataupun kaos.
"Banyak pekerja yang sudah langganan sama kita, sudah tahu bahan-bahan baju kita, jadi kalau sekali belanja itu bisa borong sekaligus," pungkasnya sambil tertawa.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lina-owner-x9-1.jpg)