Sekolah Batas Negeri Kalbar Beri Workshop Kepada Sekolah di Perbatasan
Pada hari pertama dilaksanakan kegiatan bersama tentara Pamtas dari satgas Entikong yang bertugas disana.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
Sedangkan Retect Solusions adalah organisasi yang punya program khsusus untuk satu gerakan tentang pengolahan sampah dan limbah di Kalbar dibidang teknologi.
"Kenapa kita bawa ini ke peserta di bidang STEM ini karena dari survei yang telah dilakukan kami melihat bahwa metode belajar mereka harusnya sudah sejajar dengan anak di kota. Hanya saja mereka tidak mempunyai sarana dan prasarana dan fasilitas yang memadai ," ujarnya.
Ia mengatakan banyak anak -anak yang tidak bisa baca yang seharunya sudah bisa baca di usia kelas 3 sampai 4 SD.
"Selebihnya kalau mereka di kasi sarana dan prasarana yang memadai mereka juga bisa sama rata kulitasnya dengan pendidikan yang ada di kota," ujarnya.
Hari ketiga, kembali dilakukan kegiatan mengangkat tema tentang social entrepreneurship atau teknopreneurship yang diisi The Local Enablers satu yayasan yang memang punya program khusus dalam pelatihan kepada masyarakat baik yang pernah punya usaha atau belum.
"Tema yang di angkat tentang sistem thinking and desain thingking dalam hal social entrepreneur ship dan terkahir di isi oleh Telkom Indonesia yang memberikan tema tentang Design sprint workshop yang bertujuan untuk mencari suatu masalah dan memecah masalah dengan mencari solusi," ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan yamg telah dilaksanakan oelh SBN Kalbar diharapkan ada perubahan yang cukup mendasar dan signifikan dari sekolah yang telah di kunjungi dari apa yang sudah diberikan selama 3 hari.
"Peserta ini kan dari siswa dan guru yang ada di Entikong dan Sekayam. Nanti bisa kita lihat hasilnya setelah kegiatan monitoring dan evaluasi yang akan kita lakukan sekitar 6 sampai 1 tahun pasca kegiatan ini," ujarnyam
Selain itu juga akan ada 2 borang lagi yang diberikan kepada peserta dimana nanti untuk melihat apakah ada perubahan dari diri sendiri maupun lingkungan sekolah mereka .
"Kedepan tidak di pungkiri akan ada program lanjutan dari Sekolah Batas Negeri di Entikong atau pun disekolah mereka. Harapan saya untuk Social Project Sekolah Batas Negeri bisa diadakan di daerah lainnya di Kalbar," ujarnya.
Dari kegiatan ini juga diharpkan siswa- sisiwi serta guru dapat menerapkan apa yang sudah diberikan kepada mereka.
"Selanjutnya diharapkan akan ada banyak kegiatan seperti ini dengan tujuan sama untuk membantu pendidikan maupun pembangunan ekonomi di perbatasan walaupun dengan hal kecil dan sederhana," pungkasnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/project-sekolah-batas-negeri-di-entikong.jpg)