Jelang Pilkada 2020, Empat Partai di Ketapang Resmi Berkoalisi
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, empat Partai politik di Kabupaten Ketapang, yakni Nasdem, PPP, PKS dan PKB
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Madrosid
Jelang Pilkada 2020, Empat Partai di Ketapang Resmi Berkoalisi
KETAPANG - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, empat Partai politik di Kabupaten Ketapang, yakni Nasdem, PPP, PKS dan PKB mendeklarasikan Koalisi Rakyat Bersatu (KRB), Senin (23/09/2019) sore di Hotel Onyx Ketapang.
Dalam deklarasi tersebut, masing-masing pimpinan dan sekretaris Parpol menandatangani kontrak politik. Sedikitnya ada sembilan poin kesepakatan yang disampaikan di deklarasi KRB tersebut.
Sekretaris Nasdem Ketapang, Muhaiyan Sidik mengatakan, KRB dibentuk berdasarkan hasil kesepakatan empat parpol. Tujuannya dalam rangka persiapan perahu menuju Pilkada Ketapang tahun 2020.
“Empat partai yang tergabung di KRB berjumlah 10 kursi, sehingga secara syarat cukup untuk mengusung satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati,” kata Muhaiyan dalam orasi politiknya, Senin (23/09).
Baca: Ketua DPC Hanura Ketapang Siap Maju Pilkada 2020
Baca: Wabup Kapuas Hulu Pastikan Tak akan Bertarung di Pilkada 2020, Ini Alasannya
Baca: DPD PAN Ketapang Buka Pendaftaran Bakal Cabup Dan Cawabup Pilkada 2020
Meski saat ini telah dibentuk koalisi dan dideklarasikan, berdasarkan kesepakatan bahwa KRB tidak menutup ruang bagi parpol lain untuk bergabung. Ia mengaku, KRB akan terus menjalin komunikasi ke parpol lain.
“KRB tidak menutup pintu atau ruang kepada partai-partai lain untuk bergabung bersama. Kita (KRB) masih terbuka, ini juga hasil kesepakatan bersama,” ungkapnya.
Sementara Ketua DPC PPP, Sahrani menjelaskan, keinginan membentuk koalisi sudah terbangun sejak lama, tepatanya setelah Pileg 2019 kemarin. Sebagai peresmiannya, maka dideklarasikan pada senin (23/09) sesuai keputusan rapat panitia.
“Koalisi dibentuk atas dasar kesadaran bersama untuk menciptakan pemimpin masa depan. Karenanya KRB menginginkan kandidat yang diusung nanti memiliki integritas dan elektabilitas teruji,” jelas Sahrani.
Menurutnya, keberadaan PPP dalam KRB pada dasarnya selalu memberikan kesempatan bagi siapa saja yang pantas menjadi calon Bupati maupun Wakil melalui KRB. Terlebih hal demikian merupakan prinsip parpol di KRB.
“Kesepakatan kami, mendukung siapapun, berkoalisi kepamanapun, empat partai ini tetap bersatu. Kalaupun ada penambahan partai lain, kami berkomitmen tetap solid dan tidak bercerai. Prinsip itulah yang kami bangun,” ujarnya.
Dia memaparkan, KRB dibentuk karena berkeinginan dan bertekad melakukan perubahan sekaligus mencari pemimpin berintegritas. Kemudian pemimpin yang mampu memimpin seluruh masyarakat tanpa memandang agama, etnis, suku, kepentingan parpol dan kelompok.
“Kedepan harapan kita KRB melahirkan pemimpin berintergritas, visioner dan berintuisi untuk menjadikan ketapang lebih baik lagi. tidak kalah penting juga, KRB dengan usungannya siap melawan siapapun dalam Pilkada,” ucap anggota DPRD empat periode ini.
Sebagai langkah lanjutan, KRB akan membuka pendaftaran mulai Selasa (24/09) di Sekretariat KRB Jalan Sisinga Mangaraja. Masing-masing parpol mengutus perwakilan untuk melakukan penjaringan balon Bupati dan Wakil Bupati maupun pendaftar satu pasang.
“Kalaupun dari empat parpol di KRB, salah satu sudah ada yang membuka pendaftaran, mungkin itu instruksi partainya. Tapi berkas pendaftaran tersebut akan disatukan ke kegiatan penjaringan KRB,” lanjutnya.
“Intinya kita menyediakan wadah (KRB) yang syarat minimal pengusungan mencukupi, yaitu 10 kursi DPRD. Siapapun ingin maju kita sampaikan tanpa mahar, dan hanya memerlukan biaya pergerakan nantinya,” pungkasnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/empat-partai-politik-di-kabupaten-ketapang.jpg)